
Wapres Gibran tiba di NTT dan meninjau program MBG di SMPN 1 Ndona serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. /Istimewa.
Harianjogja.com, ENDE—Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, memulai kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan sekaligus menyempurnakan tata kelola dua program prioritas tersebut.
Gibran tiba di Bandara H. Hasan Aroeboesman, Ende, Kamis (18/6/2026), sekitar pukul 11.22 WIB. Setibanya di lokasi, Wapres disambut tarian tradisional Wanda Pere Ende, tokoh adat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda.
Setelah prosesi penyambutan adat, Gibran dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju SMPN 1 Ndona untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Selain itu, agenda kunjungan di NTT juga mencakup pemantauan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.
Sebelumnya, Gibran mengajak sejumlah mahasiswa untuk mengikuti rangkaian kunjungan kerja ke Ende, Gorontalo, dan Papua. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program-program strategis nasional.
"Kita akan berangkat ke Ende, Gorontalo, dan juga Papua. Jadi, pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola MBG dan koperasi," ujar Wapres saat memberikan keterangan pers di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2026).
Libatkan Mahasiswa dalam Pengawasan Program
Dalam kesempatan tersebut, Gibran menegaskan pemerintah berupaya memastikan seluruh anggaran yang dialokasikan untuk program prioritas dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Menurutnya, penguatan tata kelola menjadi langkah penting agar pelaksanaan program berjalan efektif sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.
"Kita pastikan setiap rupiahnya benar-benar termanfaatkan dengan baik, dan juga yang paling penting terbebas dari praktik korupsi. Saya kira langkah-langkah ini penting untuk tetap menjaga kepercayaan publik," pungkasnya.
Lima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi turut mendampingi Wapres dalam kunjungan kerja tersebut. Mereka adalah Keletus Sakaro dari Universitas Sanata Dharma, Daffa Ulhaq dari Universitas Indonesia, Nolan Christoper Adam dari Universitas Pelita Harapan, Rapid Bena Matin dari Universitas Jenderal Soedirman, serta Salsabila Maulida dari Institut Seni Budaya Indonesia.
Keterlibatan mahasiswa dalam kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis maupun Koperasi Desa Merah Putih. Dengan keterlibatan tersebut, pemerintah berharap manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaannya di berbagai daerah yang menjadi lokasi kunjungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
1

















































