Leclerc Tercepat FP1 F1 Miami, Ungguli Verstappen

3 hours ago 2

Leclerc Tercepat FP1 F1 Miami, Ungguli Verstappen Charles Leclerc tercepat di FP1 F1 Miami 2026, ungguli Verstappen dan Piastri dengan catatan waktu terbaik. - Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA – Hasil FP1 F1 Miami menempatkan Charles Leclerc sebagai pembalap tercepat di sesi latihan bebas pertama Grand Prix Formula 1 Miami 2026. Pembalap Ferrari itu mengungguli Max Verstappen dan Oscar Piastri di lintasan Miami International Autodrome, Sabtu pagi WIB.

Leclerc mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,310 detik, sekaligus menjadi acuan utama pada sesi FP1 F1 Miami yang berlangsung dinamis sejak awal.

Sesi latihan sempat dipimpin oleh Fernando Alonso yang keluar dari pit lebih dahulu, sebelum posisinya digeser Lando Norris sekitar 15 menit kemudian.

Namun, jalannya sesi berubah ketika tim Aston Martin mengalami kendala tenaga di pertengahan latihan. Momentum tersebut dimanfaatkan Kimi Antonelli untuk merebut posisi teratas, diikuti Leclerc, Norris, dan Verstappen.

Performa Leclerc semakin meningkat pada 20 menit terakhir setelah melakukan pergantian sayap depan. Strategi tersebut terbukti efektif ketika ia mampu mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 29,855 detik.

Memasuki penghujung sesi, Leclerc kembali melakukan perubahan dengan menggunakan ban halus (soft). Hasilnya, ia mencatat waktu terbaik 1 menit 29,310 detik yang tidak mampu dikejar Verstappen hingga akhir sesi.

FP1 F1 Miami pun ditutup dengan Leclerc di posisi pertama, disusul Verstappen di peringkat kedua dan Piastri di posisi ketiga.

Di sisi lain, Kepala Tim Ferrari Fred Vasseur memastikan timnya tetap mengandalkan inovasi wing belakang “flip-flop” pada Grand Prix Miami.

Dalam sesi FP1 F1 Miami, duet Ferrari yakni Leclerc dan Lewis Hamilton masih menggunakan komponen wing “flip-flop” atau yang dikenal juga dengan sebutan makarena di bagian belakang mobil.

“Mulai hari ini kami akan menjaga makarena di mobil,” kata Vasseur dalam laman Formula 1 pada Sabtu.

Regulasi Formula 1 memang memberikan ruang bagi tim untuk berinovasi pada sektor aerodinamika, termasuk pengembangan sayap belakang. Ferrari memanfaatkan celah tersebut dengan fokus pada rotasi wing belakang yang sebelumnya telah diuji pada GP China.

Teknologi makarena ini diyakini mampu menciptakan celah aliran udara yang lebih besar, sehingga membantu mengurangi tekanan udara saat mobil melaju di lintasan lurus.

Sementara itu, tim Red Bull juga terus mengembangkan teknologi wing belakang yang telah diuji oleh Verstappen dan Isack Hadjar dalam sejumlah seri sebelumnya, sebagai bagian dari persaingan teknologi yang semakin ketat di ajang Formula 1 musim ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news