Trofi Liga Champions. - Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Meski melaju ke fase gugur, performa Real Madrid dinilai belum sepenuhnya meyakinkan. Kiper utama mereka, Thibaut Courtois, bahkan mengakui masih ada celah yang bisa dimanfaatkan lawan sekelas Manchester City.
Real Madrid meraih tiket ke babak 16 besar Liga Champions UEFA seusai menyingkirkan Benfica dengan agregat 3-1. Madrid menang 2-1 pada leg kedua di Santiago Bernabeu, Rabu (25/2/2026) waktu setempat. Benfica sempat unggul lebih dulu melalui gol Rafa Silva pada menit ke-25. Namun, Los Blancos bangkit lewat gol Aurelien Tchouameni (37’) dan Vinicius Junior (72’). Courtois juga melakukan sejumlah penyelamatan krusial untuk menjaga keunggulan tim tuan rumah.
Courtois mengakui timnya sempat kesulitan membaca pendekatan taktik lawan pada babak pertama.
“Mereka tidak bermain dengan pemain sayap kanan dan itu menciptakan masalah bagi kami. Di babak kedua kami bisa menyesuaikan, tapi di babak pertama kami memang menderita,” ujarnya.
Menurut dia, Madrid masih perlu meningkatkan kualitas penguasaan bola serta efektivitas saat menghadapi pertahanan rendah.
“Kami belum bermain hebat. Kami harus lebih baik membongkar pertahanan rendah. Itu yang diminta pelatih dari kami,” tambahnya.
Refleks Cepat dan Peran Keluarga
Kiper asal Belgia tersebut juga mengungkapkan refleks cepatnya tak lepas dari latar belakang keluarga atlet voli.
“Saya sangat siap untuk turun cepat melakukan penyelamatan rendah. Itu karena gen orang tua saya. Teknik itu saya pelajari di Chelsea,” jelasnya.
Ia turut memuji kontribusi Vinicius Junior yang kembali mencetak gol penting.
“Saya senang dia menari, itu berarti dia mencetak gol,” katanya, merujuk pada selebrasi khas sang pemain.
Potensi Duel Kontra Manchester City
Drawing babak 16 besar dijadwalkan berlangsung pada Jumat (27/2/2026) pukul 18.00 WIB. Courtois memprediksi Madrid berpotensi bertemu Manchester City.
“Kami tahu akan mendapatkan Manchester City pada hari Jumat. Itu undian impian,” ucapnya.
Dalam beberapa musim terakhir, Madrid memang kerap berjumpa City pada fase gugur Liga Champions. Jika prediksi Courtois menjadi kenyataan, duel dua raksasa Eropa akan kembali tersaji lebih awal.
Fokus Pembenahan
Meski melaju dengan agregat meyakinkan, Courtois menegaskan timnya belum berada di level permainan terbaik. Seusai menjadi runner-up musim lalu, Madrid kini bertekad memperbaiki konsistensi demi menjaga peluang merebut gelar juara Eropa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

9 hours ago
2

















































