Makassar Jadi Kota Terbaik Nasional Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

13 hours ago 7
Makassar Jadi Kota Terbaik Nasional Jaminan Sosial KetenagakerjaanWali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat Menerima penghargaan tertinggi Paritrana Award 2025 (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar meraih penghargaan tertinggi Paritrana Award 2025 sebagai pemerintah kabupaten/kota terbaik nasional dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Capaian ini menempatkan Makassar di posisi terdepan secara nasional dalam komitmen perlindungan pekerja, khususnya kelompok rentan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan, Jumat (8/5).

Pengakuan nasional ini diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kota Makassar memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui skema Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bukti keberpihakan pemerintah terhadap pekerja yang selama ini berada dalam posisi rentan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk memastikan pekerja rentan mendapatkan perlindungan yang layak,” kata Appi.

Makassar tercatat menjadi satu-satunya daerah dari Sulawesi Selatan sekaligus satu dari sedikit pemerintah kabupaten/kota di luar Pulau Jawa yang berhasil meraih penghargaan tersebut.

Pemkot Makassar saat ini telah memberikan perlindungan kepada 81.466 pekerja rentan melalui program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Selain itu, sebanyak 45 ribu pekerja juga telah terdaftar dalam manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).

Capaian itu ditopang program Makassar Berjasa (Makassar Berbagi Jaminan Sosial) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah kota. Skema ini dirancang untuk menjangkau pekerja informal yang selama ini sulit mengakses perlindungan ketenagakerjaan.

Selain itu, Pemkot juga memperluas akses kepesertaan melalui program keagenan Perisai berbasis RT/RW untuk mempermudah pendaftaran pekerja sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat masyarakat.

Appi menegaskan perlindungan pekerja menjadi instrumen penting untuk menekan risiko kemiskinan baru akibat kecelakaan kerja maupun kehilangan tulang punggung keluarga.

“Kami ingin seluruh pekerja bisa bekerja dengan tenang karena ada perlindungan sosial yang jelas. Ini bentuk kehadiran negara dalam aktivitas kerja masyarakat,” ujarnya.

Sepanjang 2025, manfaat klaim jaminan sosial ketenagakerjaan yang telah disalurkan di Makassar mencapai Rp43,37 miliar kepada 6.881 penerima manfaat, mulai dari pegawai non-ASN, RT/RW, kader sosial, hingga pekerja informal lainnya.

Appi menambahkan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor bersama BPJS Ketenagakerjaan, perangkat daerah, dunia usaha, hingga komunitas pekerja.

“Ini kerja bersama. Target kami, cakupan perlindungan terus diperluas agar semakin banyak pekerja di Makassar yang terlindungi,” tukasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news