Ada Operasi Caesar Saat Kebakaran Landa RSUD Syekh Yusuf Gowa

5 hours ago 2
Ada Operasi Caesar Saat Kebakaran Landa RSUD Syekh Yusuf GowaDirektur Utama RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, dr Gaffar T Karim (dok. Ist)

KabarMakassar.com — Kebakaran yang melanda RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (29/05/) siang, terjadi saat tindakan operasi caesar tengah berlangsung di rumah sakit tersebut.

Tim medis langsung memindahkan pasien ke IGD maternal sesuai prosedur, sementara pasien lain sempat dievakuasi sebelum akhirnya dikembalikan ke ruang perawatan masing-masing.

Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, dr Gaffar T Karim, mengatakan operasi berlangsung ketika kebakaran mulai terjadi di area rumah sakit. Meski sempat menimbulkan kepanikan, penanganan pasien berjalan sesuai standar operasional rumah sakit.

“Ya, ada sectio, tapi sudah ditangani, sesuai dengan SOP dibawa ke IGD maternal, walaupun sedikit mereka ada panik,” kata Gaffar.

Menurut dia, pasien yang menjalani operasi berhasil ditangani hingga selesai tanpa kendala. Kondisi pasien juga dipastikan stabil setelah mendapat penanganan dari tim medis.

“Tidak, tidak ada hambatan. Jadi selesai operasinya, mereka selesai, sudah konfirmasi anestesinya, dokter obgynnya, sudah dalam kondisi stabil,” ujarnya.

Selain pasien operasi, sejumlah pasien lain juga sempat dievakuasi keluar ruangan ketika kebakaran terjadi. Evakuasi dilakukan setelah sistem kelistrikan di rumah sakit sempat padam sehingga aktivitas di dalam gedung dialihkan menggunakan jalur tangga darurat.

“Sempat panik di awal ya. Ada sistem yang ini, dan mereka sudah kembali lagi,” tutur Gaffar.

Ia menjelaskan setelah api berhasil diisolasi dan situasi dinyatakan aman, pasien yang sebelumnya dievakuasi langsung dikembalikan ke ruangan masing-masing. Pelayanan rumah sakit pun berangsur kembali berjalan.

“Sudah dikembalikan,” katanya.

Kebakaran sendiri melanda dua gedung di kawasan rumah sakit. Gaffar menyebut gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) terbakar cukup parah, sementara sebagian area radiologi lama turut terdampak.

“Jadi ada dua gedung ya. Satu yang habis full ya, IPSRS (Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit), perawatan dan sarana rumah sakit, dan sebagian radiologi, radiologi lama,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan sementara saksi di lokasi, sumber api pertama kali terlihat dari sisi kiri gedung IPSRS saat waktu Salat Jumat berlangsung. Dugaan awal juga mengarah pada percikan kabel di luar bangunan, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil investigasi.

“Kalau tadi keterangan saksi, pada saat-saat mereka pertama, lagi (salat) Jumat, itu ada sumber api, percikan api di sebelah kiri sayap gedung ini, di gedung IPSRS,” kata Gaffar.

Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, sejumlah pegawai rumah sakit sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di sekitar lokasi. Namun kobaran api disebut sudah terlanjur membesar.

“Yang pertama melihat langsung melakukan aksi pemadaman dengan apar yang ada,” jelasnya.

Meski sempat memicu kepanikan dan mengganggu aktivitas pelayanan, pihak rumah sakit memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada. Korban luka juga tidak ada untuk sementara,” pungkas dr. Gaffar.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news