KabarMakassar.com — Menonton film di bioskop masih menjadi salah satu pilihan hiburan populer di kalangan masyarakat, terkhususnya pada akhir pekan.
Aktivitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana melepas penat dari rutinitas, namun juga menjadi alternatif rekreasi yang diminati karena menyuguhkan pengalaman visual dan audio yang berbeda dari tontonan di rumah.
Di Kota Makassar, berbagai film terbaru dari beragam genre kini telah hadir di bioskop serta menarik minat penonton lokal.
Fenomena ini menunjukkan jika sektor hiburan layar lebar masih memiliki daya saing dan relevansi tinggi di tengah kemajuan teknologi digital dan platform streaming yang kian menjamur.
Bioskop menawarkan pengalaman menonton yang lebih terfokus karena minimnya distraksi dari gadget ataupun aktivitas rumah tangga.
Suasana yang kondusif tersebut menjadikan film lebih dinikmati secara menyeluruh, sehingga meningkatkan kualitas hiburan yang diterima oleh penonton.
Bagi keluarga, menonton film bersama di bioskop juga dapat menjadi sarana membangun interaksi dan komunikasi. Melalui cerita yang disaksikan bersama, orang tua dan anak mampu berbagi emosi, tertawa bersama, hingga berdiskusi mengenai nilai moral yang terkandung dalam film.
Nilai tambah ini menjadikan film bukan sekadar hiburan, namun juga medium pembelajaran dan refleksi. Diskusi pasca-menonton dapat membuka wawasan baru serta memperkuat hubungan emosional antar anggota keluarga, menjadikan bioskop sebagai ruang berkumpul yang lebih bermakna.
Dalam konteks bisnis, tren ini menunjukkan potensi pertumbuhan bagi industri bioskop serta sektor pendukungnya, mulai dari penjualan tiket hingga konsumsi makanan ringan.
Pengalaman sinematik yang tetap dicari oleh masyarakat menjadi indikator penting bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang relevan dan berkualitas.
Berikut disertakan jadwal film bioskop di Makassar, khususnya di M’tos XXI yang terletak di M’tos jalan Perintis Kemerdekaan pada Sabtu (30/05).
Film: Suamiku Lukaku
Genre: Drama
Rating usia: D17
Durasi: 1 jam 32 menit
Harga: Rp50.000
Jadwal: 14:25, 16:15, 18:05, 19:55 WITA
Sinopsis:
Bercerita tentang Amina, seorang ibu yang menjalani kehidupan yang sulit, menikah dengan Irfan, sosok yang terlihat baik di depan orang lain, tapi menakutkan di dalam rumah. Saat kondisi anak mereka, Nadia, semakin memburuk dan nyawanya terancam, Amina harus bertahan dalam kekerasan dan ketakutan setiap hari, tanpa ada yang benar-benar melihat penderitaannya. Ketika ia bertemu Zahra, seorang pengacara yang berani memperjuangkan hak perempuan, muncul harapan untuk bebas.
Film: Tumbal Proyek
Genre: Horror
Rating usia: D17
Durasi: 1 jam 46 menit
Harga: Rp50.000
Jadwal: 14:55, 17:00, 19:05, 21:10 WITA
Sinopsis:
Di tengah proyek jembatan terbesar yang menghubungkan dua wilayah, nyawa demi nyawa menghilang di balik pembangunannya. Yuda (Kiesha Alvaro), bersama adiknya (Callista Arum) dan ibunya (Karina Suwandi), menyusup ke dalam sebuah perusahaan konstruksi tempat ayah mereka tewas untuk membuktikan bahwa tumbal proyek itu nyata.
Film: Semua Akan Baik Saja-Saja
Genre: Drama
Rating usia: R13
Durasi: 1 jam 53 menit
Harga: Rp50.000
Jadwal: 14:15, 16:25, 18:35, 20:45 WITA
Sinopsis:
Kematian mendadak Mentari menjadi badai yang memaksa tiga bersaudara dengan hidup yang saling bertolak belakang untuk kembali ke bawah satu atap. Langit, pria yang keras oleh tempaan jalanan, kini harus memikul beban sebagai pengganti sosok orang tua bagi ketiga anak Tari yang ditinggalkan. Namun, kepulangan Langit disambut dingin oleh Malika, si sulung yang berbakat musik namun penuh luka dan ketidakpercayaan. Tak hanya Malika, Langit juga harus menghadapi Shaffa yang tengah terguncang dalam transisi remajanya yang rapuh, serta Alim, si bungsu berkebutuhan khusus yang menjadi sasaran perundungan di sekolah. Di tengah konflik harta dan adab yang dipicu oleh Ilham, mantan suami Tari, Langit bersama adik-adiknya-Bintang yang menyimpan rahasia kelam dan Banyu yang terjebak kepalsuan dunia maya harus meruntuhkan ego masing-masing.
Untuk diketahui, kegiatan menonton film di bioskop tidak hanya menawarkan hiburan, namun juga bisa memberikan sejumlah manfaat positif lainnya.
Beberapa manfaat tersebut termasuk meningkatkan suasana hati, merangsang pemikiran kreatif, dan bahkan mampu memperluas wawasan melalui cerita yang berbeda-beda.
Oleh karena itu, menonton film dapat menjadi cara yang efektif untuk sejenak melupakan segala tekanan yang ada di sekitar kita dan menemukan ketenangan.
Berikut manfaat lain yang bisa didapatkan dari menonton film yakni:
1. Sinematerapi
Gary Solomon, psikolog dari College of Southern Nevada mengungkapkan bahwa menonton film memiliki manfaat terapi (cinematherapy) bagi penontonnya.
Sinematerapi atau cinematherapy adalah proses penggunaan film-film layar lebar atau televisi untuk tujuan terapi kesehatan.
Menurut Gary, saat menonton film sendiri di rumah, seseorang bisa menangis, berteriak, hingga merenung tanpa mengkhawatirkan opini dan penilaian orang lain.
Film juga memungkinkan penontonnya untuk tenggelam dalam cerita, menjadi satu dengan tokoh, hingga memperoleh pesan yang terselip dalam cerita.
Hal ini bisa membantu proses terapi dan memperoleh inspirasi positif untuk perkembangan diri.
2. Belajar hal baru
Menonton film di bioskop memiliki berbagai manfaat yang amat signifikan, terkhususnya dalam hal pengetahuan juga pemahaman.
Dari film, kita dapat menjelajahi budaya yang berbeda dari berbagai daerah, mempelajari sejarah penting suatu negara, serta mengenal tokoh-tokoh berpengaruh yang telah mengubah dunia.
Selain itu, menonton film dari luar negeri juga mampu memberikan kesempatan bagi kita untuk belajar bahasa asing, sehingga dapat meningkatkan kemampuan bahasa kita secara lebih praktis serta menyenangkan.
3. Meningkatkan kesadaran sosial
Film merupakan salah satu media komunikasi yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk pola pikir masyarakat.
Selain itu, film merupakan sarana untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat dengan cara yang menghibur dan menyenangkan.
Banyak film yang diproduksi dengan tujuan untuk mengangkat isu-isu sosial dan lingkungan.
Tujuan dibuatnya film dengan tema isu sosial tersebut adalah agar yang menonton menjadi lebih peka dan sadar terhadap isu-isu sosial di sekitarnya.
4. Mengusir stres
Bagi beberapa orang menonton film adalah cara mereka mengusir stres yang melanda karena pekerjaan sehari-hari.
Berdasarkan penelitian, menonton film dapat meredakan stres karena saat menonton otak kita akan melepaskan hormon stres dan menggantinya dengan hormon endorphin.
Hormon ini memiliki fungsi untuk membuat keadaan emosi kita menjadi lebih stabil dan bahagia.


















































