Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah minuman yang kerap dikonsumsi sehari-hari ternyata dapat berdampak buruk pada kesehatan jantung jika dikonsumsi berlebihan. Bahkan, beberapa di antaranya sering dianggap sehat oleh masyarakat.
Temuan ini disampaikan oleh pakar kesehatan usia harapan hidup lulusan Cornell University, Amerika Serikat, Dr. Vassily Eliopoulos, seperti dikutip dari Hindustan Times, Kamis (26/3/2026). Ia menekankan bahwa pola minum menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan kardiovaskular selain olahraga dan pola makan.
Minuman yang Sering Dianggap Aman
Salah satu yang disorot adalah jus buah. Meski berasal dari bahan alami, jus buah justru bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat karena tidak mengandung serat seperti buah utuh.
Menurut Vass, jus buah pada dasarnya adalah “gula cair” yang dapat memicu kenaikan trigliserida dan membuat pankreas bekerja lebih keras memproduksi insulin. Bahkan jus buah murni tanpa tambahan gula tetap tinggi kalori.
Minuman kopi manis juga menjadi perhatian. Secangkir latte ukuran besar dapat mengandung hingga puluhan gram gula, yang setara dengan konsumsi makanan penutup dalam satu waktu.
Dampak yang Kurang Disadari
Minuman olahraga sering dianggap pilihan sehat, padahal banyak di antaranya mengandung kalori tinggi dan zat tambahan seperti pewarna buatan.
Jenis minuman ini sebenarnya hanya dibutuhkan oleh atlet dengan aktivitas intens dalam waktu lama. Bagi kebanyakan orang, air putih dan elektrolit alami sudah cukup untuk menjaga hidrasi.
Sementara itu, konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko gangguan jantung. Dr. Vass menyarankan untuk membatasi konsumsi alkohol tidak lebih dari dua gelas per bulan.
Konsumsi alkohol secara rutin, meski dalam jumlah sedang, dapat memengaruhi tekanan darah, kualitas tidur, serta meningkatkan peradangan dalam tubuh.
Minuman Diet Juga Perlu Diwaspadai
Minuman soda diet yang sering dipilih sebagai alternatif rendah kalori juga tidak sepenuhnya aman. Kandungan pemanis buatan di dalamnya dapat memicu respons insulin dan memengaruhi keseimbangan mikrobioma usus.
Dalam sejumlah studi, konsumsi soda diet juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tidak semua minuman yang tampak sehat benar-benar aman bagi jantung jika dikonsumsi tanpa kontrol.
Perubahan Kecil Berdampak Besar
Untuk menjaga kesehatan jantung, pemilihan minuman menjadi faktor penting yang sering diabaikan. Mengurangi asupan minuman tinggi gula, alkohol, serta bahan tambahan dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
Mengutamakan air putih serta minuman alami tanpa tambahan berlebih dinilai sebagai langkah sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Hindustan Times

3 hours ago
2

















































