
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan (kanan) saat menerima hasil laporan keuangan dari BPK./ Ist
Raih WTP 13 Kali Berturut-turut, Pemkab Kulon Progo Komitmen Jaga Akuntabilitas Keuangan
KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kembali mengukir prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi menganugerahkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kulon Progo Tahun Anggaran 2025.
Pencapaian ini menjadi spesial karena menandai keberhasilan Pemkab Kulon Progo dalam mempertahankan predikat WTP selama 13 kali berturut-turut. Penyerahan opini tersebut dilaksanakan di Kantor BPK RI Perwakilan DIY pada Jumat (29/5/2026).
Diterima langsung oleh Bupati Kulon Progo Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M, LHP atas LKPD Pemerintah Kabupaten Kulon Progo diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Provinsi DIY BPK RI, Agustin Sugihartatik, S.E, M.M., GRCP, GRCA, CSFA, ERMAP, ChFA. Turut hadir mendampingi Bupati Kulon Progo yaitu Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin, Sekda Kulon Progo Triyono, Inspektur Daerah Kulon Progo Arif Prastowo, serta Asisten Administrasi Umum Setda Kulon Progo Eko Wisnu Wardhana, Plh. Kepala BKAD Kab. Kulon Progo Hamdan Syakiri
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengatakan penilaian ini berkaitan dengan penyelenggaraan keuangan pemerintahan yang ada di Kulon Progo dan juga tentang pengelolaan aset-aset daerah yang harus tercatat secara periodik, utuh, sesuai dengan alur kas keluar dan masuknya. Sehingga tercerminkan sesuatu pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bankable.
"Predikat WTP yang diperoleh Kabupaten Kulon Progo secara berturut-turut hingga capaiannya yang ke-13 kali ini menjadi capaian yang prestisius, sekaligus tantangan penyelenggaran keuangan, pemerintahan dan pembangunan tidak hanya pertanggungjawaban administratif tetapi dampaknya dapat dirasakan masyarakat," ujarnya.
"Oleh karena itu, Kulon Progo ke depan harus mampu mempertahankan dan menaikkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi," tutur Agung Setyawan
Agung juga berharap pencapaian ini dimaknai sebagai tantangan bagi Kulon Progo untuk mempertahankan dan terus meningkatkan pencapaian dari penilaian LKPD.
“Ini sebuah tantangan bagi kita untuk minimal tetap mempertahankan, syukur meningkatkan responsibilitasnya terhadap capaian ini,” pungkasnya.
Sekda Kulon Progo, Triyono, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, prestasi ini tidak lepas dari arahan pimpinan daerah dan kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Alhamdulillah pada hari ini tanggal 29 Mei 2026, BPK RI Perwakilan DIY sudah menyampaikan opini atas pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah Kulon Progo. Dan alhamdulillah opini yang disampaikan oleh BPK pada hari ini adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Artinya di Kabupaten Kulon Progo, WTP yang ke-13 kalinya berturut-turut," ujar Triyono.
Triyono menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan berkah sekaligus buah dari sinergi yang kuat di lingkungan pemerintahan dan dukungan legislatif.
"Ya, ini saya kira menjadi keberkahan bagi kita semua. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan mendapatkan berkah barokah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ini adalah bagian kinerja kita semua, arahan dari Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, dan kerja keras semua OPD sehingga alhamdulillah pada tahun laporan keuangan 2025 ini kemudian bisa menjadi WTP yang ke-13," imbuhnya.
Meski kembali meraih predikat tertinggi dari BPK, Triyono mengakui masih terdapat beberapa catatan administratif yang diberikan oleh tim pemeriksa. Pemkab Kulon Progo pun berkomitmen penuh untuk segera menyelesaikan catatan tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Di akhir penyampaiannya, Triyono memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kulon Progo yang telah menunjukkan integritas dan tata kelola keuangan yang baik.
"Terima kasih kepada para kepala OPD dan jajarannya yang sudah bekerja keras untuk kemudian melaksanakan, mengelola keuangan dengan baik. Dengan catatan-catatan tentu yang nanti akan kita tindak lanjuti di waktu-waktu yang akan datang," ujarnya.
Dengan raihan WTP ke-13 ini, Pemkab Kulon Progo diharapkan dapat terus mempertahankan transparansi dan akuntabilitas anggaran demi kesejahteraan masyarakat Kulon Progo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

4 hours ago
1

















































