Jumali Minggu, 17 Mei 2026 07:47 WIB

Josep Guardiola./uefa.com
Harianjogja.com, JOGJA— Manchester City kembali menunjukkan dominasinya di sepak bola Inggris setelah menjuarai Piala FA 2025-2026. The Citizens mengalahkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada partai final di Stadion Wembley, Sabtu (16/5/2026).
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Manchester City meraih double winner domestik musim ini setelah sebelumnya lebih dulu mengamankan gelar Piala Liga Inggris atau Carabao Cup.
Gol tunggal kemenangan City dicetak Antoine Semenyo dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan. Gol tersebut memastikan pasukan Pep Guardiola menghindari babak perpanjangan waktu sekaligus membawa pulang trofi Piala FA kedelapan sepanjang sejarah klub.
Pep Guardiola Cetak Rekor Baru
Keberhasilan meraih dua trofi domestik musim ini membuat nama Pep Guardiola kembali masuk buku sejarah sepak bola Inggris.
Pelatih asal Spanyol itu menjadi manajer pertama yang mampu memenangkan dua gelar piala knockout domestik dalam dua musim berbeda. Sebelumnya, Guardiola juga pernah mencatat pencapaian serupa pada musim 2018-2019.
Catatan tersebut membuat Guardiola melampaui sejumlah nama besar dalam sejarah Liga Inggris seperti Sir Alex Ferguson dan Arsène Wenger yang belum pernah mencatat rekor serupa.
Sejak menangani Manchester City pada 2016, Guardiola kini telah mempersembahkan 20 trofi untuk klub tersebut.
Manchester City Samai Rekor Liverpool
Tambahan gelar Piala FA membuat Manchester City masuk jajaran klub elite Inggris yang pernah mengawinkan trofi Piala Liga dan Piala FA dalam satu musim sebanyak dua kali.
Sebelumnya, pencapaian serupa juga pernah diraih Liverpool F.C., sementara klub lain yang pernah melakukannya adalah Arsenal F.C. dan Chelsea F.C..
Dominasi City di kompetisi piala juga terlihat dari catatan 46 kemenangan di ajang Piala FA selama era Guardiola, menjadi salah satu rekor terbaik di sepak bola modern Inggris.
Chelsea Beri Perlawanan Ketat
Meski menang tipis, laga final tidak berjalan mudah bagi City. Chelsea F.C. tampil disiplin dan mampu memberi tekanan sepanjang pertandingan.
Pertahanan rapat The Blues sempat membuat City kesulitan menciptakan peluang bersih. Namun, gol Semenyo akhirnya memecah kebuntuan dan menjadi penentu kemenangan.
Keberhasilan ini kembali menegaskan kemampuan Guardiola dalam menghadapi pertandingan sistem gugur yang membutuhkan strategi matang dan ketenangan dalam tekanan tinggi.
Dominasi City Berlanjut
Musim 2025-2026 menjadi bukti Manchester City masih menjadi salah satu kekuatan terbesar di sepak bola Inggris. Kombinasi kedalaman skuad, konsistensi permainan, dan pengalaman Guardiola membuat City tetap tampil kompetitif di berbagai ajang.
Bagi para pendukung City, keberhasilan meraih double winner domestik musim ini menjadi pencapaian penting yang memperkuat era keemasan klub di bawah Guardiola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
3

















































