Perut Kosong Pagi Hari? Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini

1 hour ago 3

Perut Kosong Pagi Hari? Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini

Foto ilustrasi kopi hitam, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, JOGJA—Pilihan makanan dan minuman pertama yang masuk ke tubuh setelah bangun tidur ternyata berpengaruh besar terhadap kesehatan pencernaan, tingkat energi, dan produktivitas sepanjang hari. Karena itu, penting untuk memahami jenis asupan yang tepat saat perut masih kosong agar tubuh dapat memulai aktivitas dengan kondisi optimal.

Selain membantu memenuhi kebutuhan energi setelah berjam-jam berpuasa selama tidur, sarapan yang tepat juga berperan menjaga kestabilan gula darah, meningkatkan konsentrasi, serta mendukung fungsi metabolisme tubuh. Sebaliknya, konsumsi makanan yang kurang tepat pada pagi hari dapat memicu gangguan lambung, rasa lemas, hingga menurunkan fokus saat beraktivitas.

Minuman yang Baik Dikonsumsi Saat Perut Kosong

Langkah pertama yang dianjurkan setelah bangun tidur adalah mengembalikan cairan tubuh yang berkurang selama tidur. Oleh karena itu, minuman yang dikonsumsi sebaiknya mampu membantu proses rehidrasi tanpa membebani sistem pencernaan.

Beberapa pilihan minuman yang dapat dikonsumsi antara lain:

Air putih suhu ruang atau air hangat. Minuman ini menjadi pilihan paling aman karena membantu mengaktifkan sistem pencernaan secara perlahan sekaligus memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Air lemon hangat. Tambahan perasan lemon dapat membantu merangsang kerja enzim pencernaan sekaligus memberikan asupan vitamin C alami.

Teh herbal tanpa gula. Minuman seperti teh jahe atau chamomile dapat menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki lambung sensitif karena memberikan efek hangat dan menenangkan.

Menu Sarapan Ideal untuk Energi Lebih Lama

Setelah mengonsumsi air putih, disarankan memberi jeda sekitar 15 hingga 30 menit sebelum mulai sarapan. Pilihlah makanan yang mengandung protein dan serat tinggi agar rasa kenyang bertahan lebih lama serta kadar gula darah tetap stabil.

Berikut beberapa menu yang direkomendasikan:

  • Telur. Kandungan protein berkualitas tinggi dalam telur membantu mempertahankan rasa kenyang sekaligus mendukung fungsi otak.
  • Oatmeal atau gandum utuh. Makanan ini kaya serat larut yang mudah dicerna dan membantu menjaga keseimbangan gula darah.
  • Buah rendah asam. Pisang, pepaya, dan apel termasuk pilihan yang ramah bagi lambung serta kaya vitamin dan mineral.
  • Greek yogurt. Produk olahan susu ini mengandung probiotik yang mendukung kesehatan usus dan memiliki kandungan protein yang cukup tinggi.

Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari

Tidak semua makanan cocok dikonsumsi saat perut masih kosong. Beberapa jenis makanan dan minuman justru dapat memicu peningkatan asam lambung, gangguan pencernaan, hingga penurunan energi secara tiba-tiba setelah beberapa jam.

1. Kopi Hitam Pekat

Kandungan kafein dalam kopi dapat merangsang produksi asam lambung lebih tinggi ketika diminum tanpa makanan pendamping. Kondisi ini berisiko menimbulkan rasa perih di ulu hati maupun memperburuk gejala maag.

2. Makanan Tinggi Gula

Donat, kue, dan sereal manis memang memberikan energi secara cepat. Namun, lonjakan gula darah yang terjadi biasanya hanya bersifat sementara dan dapat diikuti penurunan energi secara drastis yang membuat tubuh cepat lelah dan mudah lapar.

3. Buah dengan Kandungan Asam Tinggi

Buah seperti nanas, tomat, atau jeruk nipis murni memiliki kadar asam yang cukup tinggi sehingga berpotensi mengiritasi lambung yang belum terisi makanan lain.

4. Gorengan dan Makanan Berlemak

Jenis makanan ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat sejak pagi. Akibatnya, perut bisa terasa penuh, begah, atau tidak nyaman.

5. Makanan Pedas

Cabai dan bumbu pedas lainnya berpotensi mengganggu lapisan lambung ketika dikonsumsi saat perut kosong. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat memicu sakit perut atau diare.

Pola Sarapan yang Dianjurkan

Para ahli kesehatan umumnya menyarankan pola sederhana saat memulai hari, yakni mengawali pagi dengan air putih, kemudian mengonsumsi makanan kaya protein dan serat, serta membatasi asupan gula dan kafein berlebihan. Bagi pencinta kopi, minuman tersebut sebaiknya dikonsumsi setelah perut terisi makanan ringan atau sarapan agar risiko gangguan lambung dapat diminimalkan sekaligus membantu tubuh memperoleh energi yang lebih stabil sepanjang hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news