YOGYAKARTA—Mobilitas pekerja yang tinggi dengan menggunakan sepeda motor masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Untuk mengurangi risiko tersebut, Astra Motor Yogyakarta menggandeng PT Bayer Indonesia dalam program edukasi keselamatan berkendara bagi karyawan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program Sinergi Bagi Negeri tersebut digelar pada 8 Juni 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pekerja mengenai pentingnya menerapkan budaya berkendara aman dalam aktivitas sehari-hari.
Sebanyak 25 perwakilan karyawan PT Bayer Indonesia dari berbagai kantor cabang di Jawa Tengah mengikuti pelatihan tersebut. Seluruh peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik untuk memperkuat kemampuan dalam mengenali dan mengantisipasi potensi bahaya di jalan raya.
Pelatihan diawali dengan sesi pemahaman mengenai prinsip dasar keselamatan berkendara. Para peserta kemudian diajak menguji kemampuan pengambilan keputusan melalui simulator Honda Riding Trainer (HRT). Teknologi tersebut dirancang untuk membantu pengendara mengenali berbagai kondisi lalu lintas dan risiko yang mungkin muncul saat berkendara.
Tidak berhenti pada simulasi, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung di area pelatihan. Dalam kegiatan tersebut, mereka mempelajari teknik berkendara yang benar sekaligus melakukan simulasi menghadapi berbagai situasi yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Melalui kombinasi materi teori dan praktik, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan berkendara sekaligus membangun kesadaran bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, para peserta mendapat tugas lanjutan sebagai duta safety riding di lingkungan kerja masing-masing. Mereka diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh kepada rekan kerja lainnya sehingga budaya keselamatan berkendara dapat diterapkan secara lebih luas.
Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, mengatakan keselamatan pekerja harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.
"Keselamatan karyawan harus menjadi prioritas perusahaan. Para pekerja juga wajib untuk selalu berkendara secara aman agar bisa kembali pulang dan bertemu dengan keluarga yang sudah menunggu di rumah," ujarnya.
Menurutnya, edukasi keselamatan berkendara tidak hanya penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih peduli terhadap keselamatan. Melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan, Astra Motor Yogyakarta berharap semakin banyak pekerja yang memiliki kemampuan berkendara aman dan dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
1

















































