Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU

11 hours ago 5

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot (kiri) saat menyimak paparan terkait kesiapan pasokan listrik dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah dari General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi (kedua dari kiri), di Rest Area KM 379A, Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (18/3 - 2026)./Ist

Harianjogja.com, BATANG- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) meninjau langsung operasional infrastruktur kelistrikan dalam menghadapi puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu yang ditinjau yakni infrastruktur pengisian kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) yang mendukung mobilitas masyarakat selama perjalanan mudik agar tetap aman dan nyaman.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot, saat melakukan pengecekan langsung ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area KM 379A, Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2026) menyampaikan pasokan listrik secara nasional berada dalam kondisi aman, dengan cadangan daya yang masih memadai untuk mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi listrik. "Dalam rangka siaga kelistrikan Idulfitri 2026, dari sisi ketersediaan daya mampu nasional (sekitar) 52 gigawatt, dan beban puncak sekitar 35 GW, sementara cadangan itu kita masih memiliki sekitar 17 gigawatt atau kondisinya aman," ujar Yuliot dalam keterangan tertulis resmi, Kamis (19/3/2026).
Yuliot menambahkan bahwa selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga terus memperkuat dukungan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik melalui perluasan jaringan SPKLU serta peningkatan teknologi pengisian daya yang lebih cepat sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.
Secara terpisah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa perseroan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh Indonesia, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri 2026. “Persiapan telah kami lakukan sejak jauh-jauh hari, baik dari sisi pembangkit, transmisi, hingga distribusi. Atas arahan Pemerintah melalui Kementerian ESDM, PLN siap menjaga pasokan listrik termasuk infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik tetap andal dan prima bagi masyarakat,” ujar Darmawan.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menjelaskan, jumlah kendaraan listrik yang digunakan masyarakat untuk mudik Idulfitri tahun ini diproyeksikan mencapai lebih dari 23.000 unit, meningkat sekitar 60% dibandingkan tahun lalu. "Seiring dengan meningkatnya adopsi EV di Indonesia, PLN terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pengisian dayanya. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir akan kehabisan daya selama perjalanan, terutama pada momen mudik seperti ini," ujar Adi.
Guna mengantisipasi antrean panjang charging, PLN bersama para mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia, dengan jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer.

Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, saat ini telah tersedia 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 titik baik di jalur tol maupun non-tol. Jumlah ini meningkat sekitar 70% dibandingkan periode Idulfitri tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, PLN juga menyediakan 15 unit SPKLU Mobile yang standby di titik-titik exit tol strategis, untuk melayani kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat selama perjalanan.

"Selain kesiapan secara infrastruktur, untuk mendukung periode mudik ini kami juga telah menyiagakan lebih dari 5.000 personel yang bertugas memastikan SPKLU berfungsi optimal dan layanan kendaraan listrik berjalan lancar," lanjut Adi.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN juga mengoptimalkan teknologi pengisian daya di sejumlah SPKLU dengan tingkat okupansi tinggi. Teknologi yang sebelumnya menggunakan Standard Charging kini ditingkatkan menjadi Fast Charging hingga Ultra Fast Charging agar proses pengisian daya menjadi lebih cepat.
PLN juga telah menghadirkan layanan digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik. Melalui fitur Trip Planner, pengguna dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat di sepanjang rute perjalanan, serta fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean pengisian daya secara real time dengan mekanisme walk-in.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news