Harianjogja.com, JOGJA— Perebutan gelar Liga Inggris musim 2025-2026 kian memanas setelah Manchester City merebut puncak klasemen. Kemenangan tipis 1-0 atas Burnley membawa City mengoleksi 70 poin, menyamai perolehan Arsenal yang kini turun ke posisi kedua.
Pembeda di antara keduanya sangat tipis. City unggul dalam produktivitas gol dengan 66 gol, sementara Arsenal mencetak 63 gol. Selisih gol kedua tim identik, sehingga keunggulan ini menjadi faktor penentu sementara di klasemen.
Gol kemenangan City dicetak oleh Erling Haaland yang kembali menjadi pembeda dalam laga krusial. Hasil tersebut menjaga peluang The Citizens untuk mempertahankan dominasi di papan atas hingga akhir musim.
Dengan lima pertandingan tersisa, persaingan kini memasuki fase paling menentukan. Setiap poin menjadi krusial, bahkan selisih satu gol bisa mengubah posisi di klasemen.
Pelatih City, Pep Guardiola, menegaskan timnya tidak memiliki pilihan selain meraih kemenangan di semua laga tersisa. Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama dalam perburuan gelar musim ini.
“Satu-satunya peluang untuk meraih gelar adalah memenangkan semua pertandingan,” ujarnya.
Jadwal City ke depan tidak ringan. Mereka masih harus menghadapi Everton, Brentford, Bournemouth, Crystal Palace, dan Aston Villa. Di tengah jadwal padat tersebut, City juga akan menjalani semifinal Piala FA melawan Southampton.
Guardiola mengakui kelelahan tim akibat jadwal yang padat. Namun, ia menilai kondisi tersebut sudah menjadi bagian dari rutinitas tim yang bersaing di berbagai kompetisi.
Di sisi lain, Arsenal masih memiliki peluang besar untuk kembali ke puncak. The Gunners dijadwalkan menghadapi Newcastle, Fulham, West Ham, Burnley, dan Crystal Palace dalam lima laga terakhir mereka.
Jika mampu meraih kemenangan dalam waktu dekat, Arsenal berpotensi kembali memimpin klasemen. Namun, tekanan tetap ada mengingat mereka belum meraih gelar liga sejak musim 2003-2004.
Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal kerap berada di posisi runner-up, kalah bersaing dengan tim-tim besar seperti Manchester City dan Liverpool. Situasi ini membuat perburuan gelar musim ini semakin sarat tekanan bagi skuad London tersebut.
Dengan selisih poin yang sangat tipis, persaingan dipastikan berlangsung hingga pekan terakhir. Tidak ada tim yang benar-benar aman, dan setiap pertandingan menjadi penentu nasib gelar juara.
Musim ini pun menghadirkan drama yang sulit diprediksi. City untuk sementara berada di depan, tetapi Arsenal bisa merebut kembali posisi teratas kapan saja. Perebutan gelar Liga Inggris kini berubah menjadi sprint terakhir yang penuh ketegangan.Manchester City geser Arsenal di puncak Liga Inggris dengan selisih tipis, persaingan gelar makin panas hingga akhir musim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

4 hours ago
2

















































