Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Bulog Jamin Aman

2 hours ago 7

Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Bulog Jamin Aman Foto ilustrasi beras. / Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Stok beras nasional dipastikan dalam kondisi aman dan melimpah menjelang Iduladha 2026. Perum Bulog menyebut cadangan beras pemerintah telah menembus lebih dari 5 juta ton guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Kepastian tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, usai memastikan langsung kesiapan stok dan distribusi beras melalui rangkaian peninjauan bersama DPR RI di wilayah DKI Jakarta.

Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog tidak hanya fokus pada ketersediaan, tetapi juga kualitas beras yang disalurkan ke masyarakat. "Bulog tidak hanya memastikan ketersediaan stok, tetapi juga menjamin kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat. Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” kata Dirut Bulog saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, sebelumnya Bulog menerima kunjungan kerja Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, di Kantor Wilayah DKI Jakarta & Banten yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kunjungan yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) tersebut bertujuan memastikan kondisi riil stok beras nasional yang saat ini telah mencapai lebih dari 5 juta ton sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.

"Peninjauan dilakukan secara menyeluruh terhadap kapasitas gudang, kualitas beras, serta kesiapan distribusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, rombongan Komisi III DPR RI juga meninjau unit bisnis strategis Bulog yang berperan penting dalam pengelolaan stok, mulai dari proses pengolahan hingga pengemasan beras.

Dalam kesempatan tersebut, Bulog juga menunjukkan pemanfaatan teknologi modern melalui mesin Sentra Pengolahan Beras (SPB) yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga mutu beras sebelum didistribusikan.

Rizal menegaskan bahwa transformasi berbasis teknologi menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. "Bulog menjamin kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi modern seperti Rice to Rice," ucap Rizal.

Ia menambahkan, sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPR RI, menjadi faktor kunci dalam menjaga sistem pangan tetap stabil dan terkontrol. "Ini menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas Bulog dalam memastikan cadangan beras pemerintah berada dalam kondisi aman, berkualitas, dan terkendali,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi sangat memadai dan menunjukkan capaian swasembada yang terus diperkuat.

Ia menyebut kondisi gudang-gudang Bulog di berbagai wilayah terisi penuh, bahkan hingga memanfaatkan gudang tambahan yang juga dalam kondisi optimal.

"Dengan demikian, kebutuhan beras masyarakat dipastikan aman dan tercukupi, seiring dengan kerja keras Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional," kata Habiburokhman.

Dengan stok beras nasional yang melimpah dan dukungan sistem distribusi yang terus diperkuat, pemerintah memastikan ketersediaan beras tetap terjaga menjelang Iduladha 2026, sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news