Stok Darah Libur Nataru di Sleman Aman, PMI Terus Ajak Warga Donor

2 weeks ago 9

Stok Darah Libur Nataru di Sleman Aman, PMI Terus Ajak Warga Donor Donor Darah. / Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—PMI Kabupaten Sleman memastikan stok darah selama libur Natal dan Tahun Baru 2025 dalam kondisi aman setelah mendistribusikan 600 kantong darah dalam sepekan terakhir Desember.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Sleman, dr. Raden Hari Ahmad Muhsin, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan rata-rata 121 kantong darah per hari untuk melayani kebutuhan medis. Sepanjang pekan terakhir Desember, total permintaan mencapai 600 kantong.

“Alhamdulillah, semua sudah terlayani 100 persen. Artinya, hingga saat ini tidak ada kekurangan stok untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Muhsin saat dihubungi, Selasa (30/12/2025).

Meski kebutuhan terpenuhi, Muhsin mengakui bahwa sebagian besar ketersediaan stok merupakan kiriman dari UDD PMI wilayah lain. Lebih dari separuh stok darah di PMI Sleman harus didatangkan dari luar unit untuk menyeimbangkan tingginya permintaan di wilayah Sleman.

Oleh karena itu, PMI Sleman gencar melakukan sosialisasi dan edukasi melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial pegawai, relawan, hingga akun resmi lembaga. Hal ini dilakukan agar partisipasi masyarakat tetap terjaga meskipun dalam suasana libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami juga rutin melaksanakan kegiatan donor darah melalui layanan mobile unit di berbagai titik strategis, seperti instansi, pondok pesantren, gereja, kampus, kalurahan, hotel, hingga ruang publik lainnya,” tambahnya.

PMI Sleman terus menjalin koordinasi intensif dengan UDD PMI di wilayah DIY maupun luar daerah agar stok darah tersedia secara berkesinambungan. Muhsin menegaskan bahwa ketersediaan darah adalah hal wajib yang harus dipastikan ada setiap saat.

Namun, ia berharap pemenuhan stok ke depan bisa lebih optimal jika didominasi oleh donor sukarela yang datang langsung ke gedung PMI maupun melalui gerakan mobile unit.

“Intinya kami harus memastikan jangan sampai kekurangan stok atau bahkan kosong. Namun, akan jauh lebih baik jika stok didapatkan dari gerakan donor mandiri masyarakat sekitar agar keberlanjutannya lebih terjaga,” pungkas Muhsin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news