Survei Abacus Data: 80 Persen Warga Kanada Nilai AS di Jalur Salah

4 hours ago 5

 80 Persen Warga Kanada Nilai AS di Jalur Salah

Foto ilustrasi bendera Amerika Serikat. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Persepsi publik di Kanada terhadap kondisi global menunjukkan perubahan signifikan. Mayoritas warga Negeri Maple kini memandang arah kebijakan Amerika Serikat semakin mengkhawatirkan, bahkan dinilai berada di jalur yang keliru.

Hasil survei terbaru yang dirilis oleh Abacus Data pada Minggu (24/5/2026) mengungkapkan, sekitar 80 persen responden Kanada menilai Amerika Serikat saat ini bergerak ke arah yang salah. Angka ini sangat kontras dengan hanya 14 persen yang masih optimistis bahwa Negeri Paman Sam berada di jalur yang benar.

Fenomena ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran masyarakat Kanada terhadap dinamika politik dan ekonomi global, khususnya yang bersumber dari negara tetangganya tersebut. Perubahan persepsi ini juga tidak lepas dari kembalinya Donald Trump ke kursi kepresidenan AS, yang dinilai membawa dampak besar terhadap stabilitas kawasan.

Di sisi lain, pandangan warga Kanada terhadap negaranya sendiri relatif lebih positif. Sebanyak 47 persen responden menyebut Kanada berada di jalur yang benar, sementara 39 persen lainnya merasa sebaliknya. Meski belum sepenuhnya dominan, angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan publik domestik yang masih cukup terjaga.

Menariknya, survei juga menyoroti perubahan pola pikir masyarakat. Jika sebelumnya ketidakpuasan lebih banyak diarahkan pada persoalan internal, kini warga Kanada cenderung melihat faktor eksternal sebagai sumber utama tekanan. Hal ini ditegaskan oleh CEO Abacus Data, David Coletto.

“Opini publik saat ini tidak terlalu dipengaruhi oleh kejenuhan domestik, tetapi lebih banyak oleh kecemasan eksternal,” ujarnya.

Menurut Coletto, isu seperti kenaikan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi memang masih menjadi perhatian utama. Namun, masyarakat kini lebih mengaitkan persoalan tersebut dengan faktor global, termasuk ketidakstabilan di Amerika Serikat serta dinamika ekonomi dunia yang fluktuatif.

Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap pemerintah federal Kanada justru menunjukkan tren positif. Sebanyak 59 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan saat ini, yang dipimpin oleh Mark Carney. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Sebagai perbandingan, tingkat kepuasan tertinggi sebelumnya tercatat pada Agustus 2016, yakni sebesar 57 persen pada era pemerintahan Justin Trudeau.

Lonjakan kepercayaan ini mengindikasikan bahwa di tengah ketidakpastian global, publik Kanada masih menaruh harapan pada stabilitas dan kepemimpinan domestik. Namun demikian, bayang-bayang situasi di Amerika Serikat tetap menjadi faktor yang membentuk persepsi dan kecemasan warga secara keseluruhan.

Kondisi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa dinamika geopolitik dan kebijakan negara besar seperti AS tidak hanya berdampak pada wilayahnya sendiri, tetapi juga memengaruhi persepsi publik dan stabilitas psikologis masyarakat global, termasuk Kanada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news