Tekan Polusi, 3.500 Pohon Ditanam di Sepanjang Tol Jogja-Solo

5 hours ago 4

Tekan Polusi, 3.500 Pohon Ditanam di Sepanjang Tol Jogja-Solo Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ), Rudy Hardiansyah ditemui pada Sabtu (25/4/2026). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN—Upaya menekan polusi udara di kawasan Tol Jogja-Solo mulai direalisasikan melalui pembangunan Koridor Hijau. Hingga saat ini, lebih dari 3.500 pohon telah ditanam di sepanjang ruas tol dan sejumlah simpang susun.

Paragraf kedua ini menegaskan progres terbaru: penanaman pohon tidak hanya dilakukan di sisi kiri dan kanan jalan tol, tetapi juga di area strategis seperti interchange (simpang susun) dan kantor gerbang tol sebagai bagian dari desain lingkungan terpadu.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo, Rudy Hardiansyah, menjelaskan konsep Koridor Hijau memang sudah dirancang sejak awal pembangunan tol.

“Sebetulnya Koridor Hijau itu secara desain memang kita sudah rencanakan di sepanjang jalan, di kiri kanan ada penanaman pohon. Kemudian di area interchange dan kantor gerbang tol juga ada kawasan penanaman,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Koridor Hijau Dibangun di Sejumlah Simpang Susun

Saat ini, sedikitnya lima titik Koridor Hijau telah direalisasikan di simpang susun utama, yakni Kartasura, Polanharjo, Klaten, Prambanan, dan Purwomartani.

Rudy menyebut, pengembangan akan terus berlanjut seiring progres pembangunan ruas tol berikutnya.

“Untuk saat ini sudah mulai dari Kartasura sampai Purwomartani. Ke depan masih dalam proses pembangunan,” katanya.

Sebaran Pohon Capai KM 35

Di sepanjang badan jalan, penanaman pohon telah dilakukan mulai dari kawasan Kartasura hingga sekitar KM 35. Total pohon yang sudah ditanam mencapai lebih dari 3.500 batang, khusus untuk ruas yang telah beroperasi.

Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring penyelesaian konstruksi jalan tol secara bertahap.

“Secara total yang sudah tertanam saja lebih dari 3.500 pohon di sepanjang jalan,” tegas Rudy.

Libatkan Universitas Gadjah Mada untuk Jenis Tanaman

Penanaman pohon tidak dilakukan secara sembarangan. Selain memperhatikan jarak tanam, pihak pengelola juga menggandeng akademisi untuk menentukan jenis vegetasi yang tepat.

Koordinasi dilakukan dengan UGM untuk memastikan pohon yang ditanam tidak hanya efektif menyerap polusi, tetapi juga merepresentasikan karakter lokal Yogyakarta.

Beberapa jenis pohon yang dipilih antara lain asem jawa, sawo kecik, serta trembesi yang dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap polutan.

“Tidak hanya mengurangi polusi, tapi juga memberi karakter Jogja,” jelasnya.

Target Utama: Tekan Dampak Polusi Kendaraan

Pembangunan jalan tol diakui berpotensi meningkatkan volume kendaraan dan emisi udara. Karena itu, Koridor Hijau menjadi salah satu strategi mitigasi dampak lingkungan.

“Pembangunan jalan tol pasti meningkatkan lalu lintas kendaraan bermotor yang berpotensi menambah polusi udara. Ini yang ingin kita tekan,” tandas Rudy.

Dalam perencanaannya, setiap pembangunan ruas tol akan disertai dengan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan.

Namun, realisasi penanaman baru bisa dilakukan di area yang konstruksinya telah rampung.

“Jadi sesuai rencana, pembangunan jalan tol akan selalu disertai penanaman pohon untuk meminimalkan dampak negatif,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news