Tujuh Pose Yoga Ini Disebut Bantu Seimbangkan Hormon Wanita

7 hours ago 4

Tujuh Pose Yoga Ini Disebut Bantu Seimbangkan Hormon Wanita Foto ilustrasi Yoga. / Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Keseimbangan hormon menjadi faktor penting dalam kesehatan perempuan, mulai dari siklus menstruasi hingga metabolisme tubuh. Hal ini diperkuat sejumlah penelitian yang menunjukkan yoga dapat membantu menurunkan stres, meningkatkan sensitivitas insulin, serta memperbaiki fungsi hormonal secara alami.

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mencatat berbagai gangguan hormon, termasuk sindrom polikistik ovarium (PCOS), banyak dipengaruhi faktor metabolik dan peradangan kronis. Kondisi tersebut kerap berkaitan dengan resistensi insulin, stres berkepanjangan, serta gaya hidup yang kurang aktif.

Peradangan tingkat rendah yang berlangsung lama sering tidak disadari, tetapi dapat memengaruhi keseimbangan hormon, metabolisme, hingga kesehatan reproduksi. Penelitian menunjukkan praktik yoga berpotensi membantu menenangkan respons stres tubuh sekaligus meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mendukung keseimbangan hormon sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Yoga dan Keseimbangan Hormon Tubuh

Seperti dikutip dari The Times of India, Jumat (27/2/2026), sebuah ulasan ilmiah yang dipublikasikan dalam National Library of Medicine menemukan bahwa yoga mampu memperbaiki resistensi insulin, kadar lipid, serta indikator stres. Efek tersebut terjadi karena yoga dapat menurunkan hormon kortisol, meningkatkan aliran darah ke organ panggul, serta memperkuat kelompok otot besar yang berperan dalam penggunaan glukosa secara lebih efisien.

Dengan mekanisme tersebut, yoga tidak hanya berdampak pada kebugaran fisik, tetapi juga membantu menjaga stabilitas hormon yang berperan dalam kesehatan perempuan secara menyeluruh.

Tujuh Pose Yoga yang Dinilai Bermanfaat

Berikut tujuh pose yoga yang dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh.

  1. Surya Namaskar (Salam Matahari)

Rangkaian 12 gerakan ini membantu meningkatkan detak jantung secara bertahap. Kontraksi otot berulang membantu penyerapan glukosa dari darah sehingga meningkatkan sensitivitas insulin, sementara ritme napas membantu menurunkan hormon stres.

  1. Malasana (Pose Jongkok)

Pose ini membuka pinggul dan meningkatkan sirkulasi di area panggul. Aktivasi otot paha dan gluteus membantu pengaturan metabolisme glukosa serta mendukung sistem pencernaan.

  1. Bhujangasana (Pose Kobra)

Gerakan ini meregangkan perut dan memperkuat punggung bawah, sekaligus menstimulasi kelenjar adrenal yang berperan dalam pengaturan hormon stres. Sistem saraf yang lebih tenang membantu komunikasi hormonal tubuh menjadi lebih stabil.

  1. Setu Bandhasana (Pose Jembatan)

Pose ini meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi dan memberikan stimulasi lembut pada area tiroid, yang berperan penting dalam metabolisme dan energi tubuh.

  1. Ardha Matsyendrasana (Pose Puntir Duduk)

Gerakan memuntir membantu kerja organ pencernaan sehingga mendukung kestabilan gula darah. Stabilitas metabolisme ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon tubuh.

  1. Balasana (Pose Anak)

Pose sederhana ini membantu memperlambat detak jantung dan memberikan efek relaksasi mendalam, sehingga membantu mengurangi stres kronis yang sering menjadi pemicu gangguan hormon.

  1. Viparita Karani (Pose Kaki di Tembok)

Pose pemulihan ini menenangkan sistem saraf dan membantu meningkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh secara keseluruhan, sehingga praktik yoga secara rutin dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat bagi perempuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : The Times of India

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news