Plt Ketua DPD PAN Barru, M. Irfan AB (Dok: KabarMakassar).
KabarMakassar.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Barru mulai melakukan konsolidasi internal sebagai langkah awal menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.
Fokus utama yang dijalankan adalah menjaring figur-figur potensial untuk menjadi pengurus sekaligus calon legislatif (caleg).
Diketahui, berdasarkan data perolehan suara PAN di Kabupaten Barru pada Pemilu 2024 tidak mendapatkan kursi (nol kursi) di DPRD Kabupaten Barru.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PAN Barru, M. Irfan AB, mengatakan penugasan yang baru diembannya menjadi momentum membangun kembali kekuatan partai di Barru setelah terjadi kekosongan kepemimpinan.
Menurutnya, salah satu prioritas adalah mengidentifikasi tokoh-tokoh politik yang memiliki potensi bergabung bersama PAN untuk memperkuat struktur organisasi hingga menjadi calon pemimpin partai di masa mendatang.
“Kami sedang mengidentifikasi aktor-aktor politik di Barru yang bisa direkrut menjadi pengurus, bahkan ke depan berpotensi menjadi Ketua DPD PAN Barru,” ujar M. Irfan AB, Jumat (31/7).
Ia menjelaskan, dirinya ditunjuk sebagai Plt setelah ketua sebelumnya tidak lagi berdomisili di Kabupaten Barru sehingga terjadi kekosongan kepemimpinan di tingkat DPD.
Menghadapi Pileg, PAN Barru memasang target ambisius dengan merebut minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil). Saat ini PAN belum memiliki kursi di DPRD Barru sehingga konsolidasi organisasi menjadi langkah yang dinilai sangat penting.
“Target kami jelas, minimal satu dapil satu kursi. Untuk mencapainya kami akan merekrut caleg-caleg potensial dan membenahi organisasi mulai dari tingkat cabang hingga ranting,” tegasnya.
Sebagai bagian dari penguatan mesin partai, PAN Barru juga telah melantik lebih dari 200 relawan TPS. Selain itu, partai terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Anggota DPR RI Hj. Andi Yuliani Paris, guna memperkuat basis dukungan menjelang kontestasi politik.
M. Irfan AB mengungkapkan kepengurusan DPD yang dipimpinnya baru berjalan sekitar sepekan. Saat ini struktur pengurus berjumlah sekitar 50 orang dan ditargetkan rampung secara penuh dalam waktu satu bulan.
“Kami baru sekitar satu minggu menjalankan amanah ini. Targetnya dalam satu bulan struktur kepengurusan sudah lengkap sehingga konsolidasi partai bisa berjalan maksimal,” tukasnya.


















































