Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Top Speed Moto3 di Jerez

1 day ago 10

Harianjogja.com, JOGJA—Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian dunia usai tampil sensasional di Moto3 Spanyol 2026. Dalam balapan di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4/2026), ia tak hanya melakukan comeback impresif, tetapi juga memecahkan rekor top speed lintasan.

Veda mencatat kecepatan 222,2 km/jam, menjadi yang tercepat dalam sejarah Moto3 di Jerez. Catatan ini menegaskan kapasitas teknis dan keberanian rider 17 tahun asal Gunungkidul tersebut dalam bersaing di level dunia.

Rekor Top Speed Ukir Sejarah Baru

Catatan 222,2 km/jam milik Veda kini menjadi rekor baru di Jerez untuk kelas Moto3. Selama belum terlampaui, namanya akan terus tercatat sebagai pemegang rekor resmi di lintasan tersebut.

Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing dengan rider-rider elite Eropa, bahkan dalam aspek teknis seperti kecepatan puncak.

Start Posisi 17, Finis ke-6: Comeback Dramatis

Perjalanan Veda sepanjang akhir pekan di Jerez penuh tantangan. Ia sempat tercecer di posisi ke-24 pada sesi latihan bebas pertama.

Namun saat balapan, segalanya berubah. Memulai dari grid ke-17, Veda melesat 11 posisi hingga finis di urutan keenam. Ia bahkan hanya terpaut satu posisi dari Alvaro Carpe di depannya.

Aksi agresif dan konsistensinya sepanjang lomba membuatnya jadi sorotan utama. Timnya, Honda Team Asia, langsung memberikan apresiasi.

“Si bocah roket naik 11 posisi dalam balapan yang luar biasa,” tulis tim melalui media sosial resmi.

Dapat Pujian Media Eropa

Penampilan Veda juga mendapat sorotan dari media otomotif Eropa, termasuk Speedweek.

“Performa Veda Pratama sekali lagi luar biasa. Pebalap rookie Honda Asia ini finis di posisi keenam,” tulis media tersebut.

Pujian ini memperkuat status Veda sebagai salah satu rookie paling menjanjikan di Moto3 musim ini.

Naik ke Peringkat 6 Dunia

Hasil di Jerez mengantarkan Veda ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026. Tambahan 10 poin membuat total koleksinya menjadi 37 poin dari empat seri.

Ia saat ini masih tertinggal dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles, namun konsistensinya di papan atas menjadi sinyal kuat masa depan cerah balap Indonesia.

Penampilan di Jerez menjadi bukti bahwa Veda bukan sekadar talenta muda, tetapi kandidat serius penantang papan atas. Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin ia segera meraih podium, bahkan kemenangan, di musim debutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news