Veda Ega Start dari Posisi 21 di Moto3 Catalunya 2026

2 hours ago 2

Jumali

Jumali Minggu, 17 Mei 2026 09:27 WIB

Veda Ega Start dari Posisi 21 di Moto3 Catalunya 2026

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA— Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan berat pada Moto3 Catalunya 2026 setelah gagal menembus sesi kualifikasi kedua (Q2). Rider Honda Team Asia asal Gunungkidul itu dipastikan memulai balapan utama dari posisi ke-21 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026).

Meski hasil kualifikasi belum sesuai harapan, Veda tetap menunjukkan optimisme tinggi. Pebalap berusia 17 tahun tersebut menegaskan dirinya masih memiliki peluang untuk bangkit dan mengejar posisi lebih baik saat race berlangsung.

Perjalanan Veda sepanjang akhir pekan memang tidak mudah. Sejak sesi latihan bebas, ia masih berusaha menemukan setelan motor dan ritme terbaik di lintasan Catalunya. Pada sesi latihan sebelumnya, Veda hanya mampu menempati posisi ke-19.

Memasuki sesi Q1 yang berlangsung Sabtu (16/5/2026), performa Veda sempat memberi harapan besar. Ia bahkan sempat memimpin catatan waktu pada empat menit awal sesi dan unggul atas Guido Pini serta Nicola Carraro.

Namun persaingan semakin ketat memasuki pertengahan sesi. Alvaro Carpe kemudian mengambil alih posisi tercepat setelah mencatat waktu 1 menit 47,382 detik. Situasi makin sulit ketika sejumlah pembalap lain mulai mempertajam waktu putaran.

Veda sempat bertahan di posisi empat besar ketika sesi memasuki tiga menit terakhir. Posisi tersebut sebenarnya masih membuka peluang lolos ke Q2. Akan tetapi, peningkatan performa rival-rivalnya membuat pembalap bernomor 9 itu perlahan turun hingga akhirnya finis di posisi ketujuh sesi Q1.

Empat tiket menuju Q2 akhirnya diamankan oleh Guido Pini, Alvaro Carpe, David Munoz, dan Casey O’Gorman. Hasil tersebut membuat Veda harus puas memulai balapan dari barisan belakang.

Meski kecewa, Veda mencoba melihat sisi positif dari perkembangan yang dialaminya sepanjang akhir pekan.

“Kami cukup berjuang keras sejak kemarin untuk mencoba menemukan perasaan terbaik dengan motor dan juga menyesuaikan gaya berkendara saya dengan kondisi yang ada. Langkah demi langkah kami meningkat selama sesi dan pagi ini kecepatannya terlihat lebih baik, jadi masih ada hal positif dari hari ini meskipun hasil kualifikasi tidak seperti yang kami inginkan,” ujar Veda dikutip dari keterangan resmi Honda Team Asia.

Veda mengakui persaingan di sesi Q1 berlangsung sangat ketat. Ia merasa cukup nyaman bertarung dengan pembalap lain, tetapi catatan waktunya belum cukup untuk menembus empat besar.

“Selama Q1 saya merasa percaya diri dan nyaman bertarung dengan pembalap lain, tetapi di menit-menit akhir semua orang berkembang pesat dan catatan waktu putaran saya tidak cukup untuk masuk ke Q2,” katanya.

Kendati harus memulai balapan dari posisi ke-21, Veda tidak ingin menyerah sebelum balapan dimulai. Ia bertekad tampil agresif sejak lap pertama demi memperbaiki posisi secepat mungkin.

“Targetnya adalah menyerang sejak awal, memulihkan posisi dengan cepat dan mencoba bertarung dengan kelompok depan selama balapan,” ujar Veda.

Start dari posisi belakang memang membuat tugas pembalap muda Indonesia tersebut semakin berat. Namun peluang masih terbuka mengingat Moto3 dikenal sebagai kelas yang sangat kompetitif dengan jarak antarpembalap yang rapat.

Bagi penggemar balap motor Indonesia, perjuangan Veda di Catalunya tetap layak dinantikan. Mental pantang menyerah yang ditunjukkan rider muda asal Daerah Istimewa Yogyakarta itu menjadi modal penting untuk terus berkembang di level dunia.

Balapan Moto3 Catalunya 2026 diprediksi berlangsung sengit sejak awal lap. Strategi start dan kemampuan menjaga ritme akan menjadi kunci bagi Veda untuk bisa menembus rombongan tengah bahkan kelompok depan.

Jika mampu memanfaatkan momen sejak lap pertama, bukan tidak mungkin Veda dapat memperbaiki posisi secara signifikan dan kembali menunjukkan potensinya di ajang Moto3 musim ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news