Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Pemerintah Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari, segera menuntaskan persoalan jalan rusak yang menghubungkan wilayahnya dengan Bantul melalui skema kerja sama lintas kalurahan.
Lurah Girijati, Karsono, mengatakan pihaknya tengah menyusun surat kesepakatan bersama (SKB) dengan Pemerintah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, sebagai dasar hukum perbaikan jalan.
Jalan sepanjang sekitar 400 meter di Padukuhan Biro tersebut sebelumnya tidak tersentuh perbaikan karena berada di wilayah administrasi Seloharjo.
“Yang bisa kami tangani hanya ruas di Dringo dan Jorong. Untuk di Biro belum bisa karena bukan kewenangan kami,” ujar Karsono, Senin (6/4/2026).
Sempat Viral, Kini Ada Solusi
Kerusakan jalan penghubung dari Padukuhan Dringo menuju Jorong sempat viral pada 2025 karena kondisinya yang memprihatinkan dan tak kunjung diperbaiki.
Kini, persoalan status jalan telah menemukan titik temu. Pemerintah Kalurahan Girijati telah berkoordinasi dengan Pemkal Seloharjo serta berkonsultasi dengan instansi terkait.
Perbaikan dimungkinkan dilakukan oleh Girijati dengan syarat adanya SKB antar kedua kalurahan.
“Teknisnya kami yang memperbaiki, lalu setelah selesai akan dihibahkan ke Seloharjo,” jelasnya.
Anggaran Disiapkan
Karsono memastikan tidak ada kendala dari sisi anggaran. Dana perbaikan bersumber dari bagi hasil retribusi wisata yang rata-rata mencapai Rp900 juta per tahun.
Untuk perbaikan ruas sepanjang 400 meter tersebut, kebutuhan anggaran diperkirakan sekitar Rp200 juta.
“Tidak masalah, bisa dilaksanakan tahun ini setelah SKB selesai disusun,” katanya.
Panewu Purwosari, Subiyantoro, mengungkapkan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama dan mengganggu aktivitas warga, terutama akses menuju Padukuhan Jorong.
Ia menyebut kondisi jalan di wilayah Girijati sebenarnya sudah baik, namun ruas di wilayah Seloharjo masih rusak parah.
“Padahal jalan itu merupakan akses utama warga untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Diharapkan Segera Dikerjakan
Dengan adanya kesepakatan antarwilayah, perbaikan diharapkan segera direalisasikan agar mobilitas warga kembali lancar.
“Mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,” kata Subiyantoro.
Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan infrastruktur lintas wilayah yang selama ini terkendala batas administrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

5 hours ago
4

















































