Ana-Trias Tumbangkan Pearly-Thinaah, Melaju ke 8 Besar Kejuaraan Dunia

9 hours ago 6

Jumali

Jumali Kamis, 20 Agustus 2026 18:17 WIB

Ana-Trias Tumbangkan Pearly-Thinaah, Melaju ke 8 Besar Kejuaraan Dunia

Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari/ Instagram: Badminton.Ina

Harianjogja.com, JOGJA— Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil mengamankan tiket perempat final Kejuaraan Dunia Badminton 2026 setelah menaklukkan pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di babak 16 besar.

Ana/Trias harus melalui pertandingan tiga gim sebelum memastikan kemenangan. Sempat kehilangan gim pembuka dengan skor 20-22, pasangan Indonesia mampu membalikkan keadaan dan mengunci dua gim berikutnya dengan skor 21-18 dan 21-12.

Hasil tersebut memastikan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari melaju ke delapan besar setelah melewati salah satu pertandingan paling ketat mereka di turnamen ini.

Ana/Trias Kesulitan Mengimbangi Awal Pertandingan

Pearly/Thinaah langsung mengambil kendali permainan pada gim pertama. Pasangan Malaysia membuka laga dengan keunggulan 4-0 dan terus memberikan tekanan hingga unggul 10-5.

Ana/Trias mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan mencetak tiga angka berturut-turut. Namun, Pearly/Thinaah kembali menemukan permainan mereka sehingga tetap berada di depan ketika interval dengan skor 11-8.

Setelah interval, Ana/Trias mulai meningkatkan tekanan. Perlahan mereka memangkas ketertinggalan hingga hanya terpaut tiga angka pada kedudukan 10-13.

Permainan kemudian semakin berimbang. Ana/Trias berhasil menyamakan kedudukan menjadi 13-13 setelah serangan-serangan mereka mulai menyulitkan pasangan Malaysia.

Kedua pasangan kembali beradu ketat saat skor mencapai 15-15. Ana/Trias bahkan memperoleh tambahan angka setelah pukulan silang Thinaah melebar keluar lapangan.

Pearly/Thinaah tidak membiarkan momentum sepenuhnya berpindah. Mereka kembali unggul 19-16 dan membuat Ana/Trias berada dalam tekanan.

Pasangan Indonesia kemudian merebut dua angka beruntun setelah memanfaatkan serangan lawan. Akan tetapi, Pearly berhasil menembus pertahanan Ana/Trias melalui smes dan mendapatkan game point pada posisi 20-18.

Ana/Trias mampu menunjukkan ketenangan dalam situasi tersebut. Mereka menggagalkan dua kesempatan game point Pearly/Thinaah hingga kedudukan kembali sama kuat 20-20.

Sayangnya, dua angka terakhir menjadi milik pasangan Malaysia. Pearly/Thinaah menutup gim pertama dengan kemenangan 22-20.

Pasangan Indonesia Memaksa Gim Ketiga

Ana/Trias tidak membiarkan kehilangan gim pertama menentukan hasil pertandingan. Pada gim kedua, kedua pasangan kembali terlibat persaingan ketat sejak awal hingga skor mencapai 10-10.

Pasangan Indonesia kemudian berhasil mengambil poin ke-11 sebelum interval. Setelah jeda, permainan Ana/Trias terlihat semakin efektif dalam memberikan tekanan kepada lawan.

Empat angka beruntun berhasil dikumpulkan Ana/Trias sehingga keunggulan mereka melebar menjadi 17-11. Pearly/Thinaah berusaha memperkecil jarak, tetapi pasangan Indonesia masih mampu menjaga keunggulan hingga 19-17.

Peluang untuk mengakhiri gim datang ketika pukulan Pearly keluar lapangan. Ana/Trias mendapatkan game point pada kedudukan 20-17.

Mereka sempat gagal menyelesaikan gim pada kesempatan pertama. Namun, Ana/Trias akhirnya berhasil merebut angka yang dibutuhkan dan menutup gim kedua dengan skor 21-18.

Kemenangan pada gim kedua membuat pertandingan harus dilanjutkan ke gim penentuan. Kedua pasangan pun kembali harus mempertaruhkan seluruh peluang mereka untuk mendapatkan tempat di perempat final.

Ana/Trias Lepas dari Tekanan di Gim Penentuan

Pada gim ketiga, Ana/Trias tampil lebih agresif. Mereka mampu membangun keunggulan sejak awal dan memasuki interval dengan posisi yang cukup nyaman, yakni 11-5.

Pearly/Thinaah kemudian mencoba mengubah keadaan setelah interval. Empat poin beruntun berhasil mereka dapatkan sehingga jarak menyusut menjadi 12-9.

Ana/Trias segera merespons tekanan tersebut. Tiga poin berturut-turut kembali menjadi milik pasangan Indonesia sehingga mereka menjauh 15-9.

Pearly/Thinaah masih berupaya mengejar ketertinggalan. Namun, sejumlah kesalahan yang dilakukan pasangan Malaysia justru memberikan tambahan angka bagi Ana/Trias.

Salah satu kesalahan itu terjadi ketika pukulan Pearly melebar keluar lapangan. Kesalahan tersebut membuat Ana/Trias mempertahankan keunggulan 18-12.

Dua angka berikutnya kembali diperoleh pasangan Indonesia. Ana/Trias pun hanya membutuhkan satu poin lagi setelah mendapatkan match point pada kedudukan 20-12.

Kesempatan tersebut langsung mereka manfaatkan. Smes Pearly membentur net dan memberikan angka terakhir bagi pasangan Indonesia.

Ana/Trias akhirnya memenangkan gim ketiga 21-12. Dengan demikian, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menang 20-22, 21-18, 21-12 atas Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dan memastikan tiket ke perempat final Kejuaraan Dunia Badminton 2026.

Kemenangan itu diraih setelah Ana/Trias mampu bangkit dari ketertinggalan pada gim pertama dan mengendalikan permainan pada dua gim berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news