Suasana Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pemerintah Kota Makassar (Dok: Ist).KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar kembali melakukan penyegaran birokrasi pada awal 2026 dengan merotasi puluhan pejabat struktural, termasuk 13 camat.
Sebanyak 13 camat mengalami pergeseran. Sebagian dipromosikan ke jabatan strategis lain. Langkah ini ditegaskan sebagai bagian dari penguatan kinerja pemerintahan serta percepatan pelayanan publik di tingkat wilayah.
Rotasi jabatan tersebut meliputi camat, kepala bagian, kepala bidang hingga kepala seksi yang seluruhnya dilakukan berbasis sistem meritokrasi. Penempatan aparatur sipil negara (ASN) didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, integritas, serta rekam jejak kinerja.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) menegaskan, mutasi ini murni kebutuhan organisasi, bukan karena kepentingan politik ataupun sentimen personal.
“Seluruh ASN diberikan kesempatan yang sama untuk mengabdi tanpa melihat latar belakang atau pilihan politik di masa lalu,” tegas Appi.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Lapangan Karebosi, dihadiri Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat lingkup Pemkot Makassar, Jumat (6/2).
Appi menilai para camat yang dirotasi merupakan figur terbaik dengan kinerja teruji.
“Para camat yang hari ini bergeser adalah camat-camat terbaik yang telah menunjukkan kinerja baik di wilayah mereka masing-masing,” ujarnya.
Ia menegaskan, rotasi bukan soal jenjang naik atau turun jabatan.
“Pelantikan ini bukan soal naik atau turun jabatan, tetapi bagaimana menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” lanjutnya.
Appi memberi pesan tegas kepada camat yang baru dilantik agar langsung bekerja menjawab persoalan masyarakat.
Ia menargetkan evaluasi kinerja dilakukan dalam waktu enam bulan.
“Kalau setelah enam bulan rapornya bagus silakan lanjut. Tapi kalau kurang bagus, mohon maaf, banyak yang antre di posisi itu,” tegasnya.
Menurutnya, camat harus responsif, tegas, namun tetap humanis dalam menangani persoalan sosial di wilayah masing-masing.
Wajib Dukung Program Prioritas
Munafri juga meminta seluruh camat bergerak dalam satu irama menyukseskan program unggulan Pemerintah Kota Makassar, termasuk program MULIA.
“Program prioritas tidak bisa berjalan sendiri. Harus dikerjakan bersama-sama,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas OPD hingga kelurahan tanpa ego sektoral.
“Saya tidak mau lagi ada ego sektoral. Semua harus fokus pada pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya integritas ASN di tengah sistem pengawasan yang semakin ketat.
“Jangan coba-coba bermain-main dengan sistem. Integritas harus dibangun,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menambahkan, pelantikan ini merupakan amanah besar untuk memperkuat pemerintahan yang profesional dan adaptif.
“Saya berharap para pejabat yang dilantik bekerja dengan integritas dan semangat kolaborasi demi kemajuan Kota Makassar,” katanya.
Daftar 13 Camat yang Dirotasi
1. Muharuddin, S.Sos., M.M. — Camat Biringkanaya
2. Fataullah, AP. — Camat Bontoala
3. Tri Sugiarto, S.STP., M.A.P. — Camat Makassar
4. M. Rizal, ZR, S.STP. — Camat Mamajang
5. Nanin Sugiar, AP. — Camat Ujung Pandang
6. Andi Husni, S.STP. — Camat Tallo
7. Ahmad, S.Sos. — Camat Manggala
8. Andi Syahrir, S.E. — Camat Mariso
9. Syahril, S.STP. — Camat Panakkukang
10. Yudistira Ekaputra Nugraha, S.STP., M.A.P. — Camat Rappocini
11. Andi Patihroi, S.H., M.H. — Camat Tamalanrea
12. Muhammad Aril Syahbani KH, S.I.P. — Camat Tamalate
13. Andi Unru, S.STP., S.AP., M.A.P. — Camat Ujung Tanah


















































