Appi Pastikan Kebutuhan Korban Kebakaran di Mangasa Terpenuhi

6 hours ago 3
Appi Pastikan Kebutuhan Korban Kebakaran di Mangasa Terpenuhi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat Melakukan Kunjungan ke Lokasi Kebakaran (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi memastikan Pemerintah Kota Makassar akan terus mendampingi warga terdampak kebakaran di Jalan Sultan Alauddin III, RT 01/RW 05, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, hingga proses pemulihan selesai.

Komitmen itu disampaikan saat meninjau langsung lokasi kebakaran, Kamis (18/6).

Appi menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah bergerak memberikan bantuan darurat, mulai dari logistik, kebutuhan sehari-hari, hingga dukungan untuk tempat tinggal sementara bagi korban.

“Tentu, kebutuhan pokok utama sudah disalurkan melalui posko bencana di sini agar pembagiannya merata dan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga,” ujar Appi.

Ia menjelaskan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa makanan dan pakaian, tetapi juga material bangunan untuk membantu warga membangun tempat berteduh sembari menunggu proses pemulihan lebih lanjut.

“Baik logistik makanan, perlengkapan, pakaian, dan sekarang ditambah material bangunan. Saya pikir ini menjadi bentuk perhatian yang sangat baik kepada para korban,” katanya.

Menurut Appi, penanganan korban dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kecamatan, dan kelurahan agar seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara optimal.

Ia menyebut pemerintah juga telah menyediakan tenda pengungsian, dapur umum, suplai air bersih dari PDAM, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya selama masa tanggap bencana.

“Prosedur yang sudah dilakukan dari bantuan Dinas Sosial, BPBD, hingga jajaran kelurahan dan kecamatan ini menjadi satu kesatuan untuk memastikan seluruh kebutuhan korban dapat terpenuhi,” ujarnya.

Appi menegaskan pasokan bahan makanan harus tetap terjaga selama masa penanganan darurat sehingga tidak ada korban yang mengalami kekurangan kebutuhan pokok.

“Bahan makanan tidak boleh berkurang. Seluruh kebutuhan ini harus diutamakan untuk para korban dan keluarganya agar mereka tetap mendapatkan kebutuhan yang cukup,” tegasnya.

Selain memastikan bantuan terus disalurkan, Appi juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat memasuki musim kemarau. Ia mengingatkan sejumlah faktor seperti instalasi listrik yang tidak aman, penggunaan kompor, obat nyamuk bakar, hingga puntung rokok dapat menjadi pemicu kebakaran di kawasan permukiman padat.

“Yang namanya sambungan listrik, kompor, obat nyamuk, maupun puntung rokok bisa saja menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Karena itu saya selalu mengingatkan agar hal-hal seperti ini diperhatikan dengan baik,” katanya.

Ia juga menilai upaya mitigasi harus diperkuat dengan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penanganan awal kebakaran, termasuk mengetahui sumber air terdekat yang dapat dimanfaatkan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

“Mitigasi kebakaran akan terus kami sosialisasikan melalui kecamatan dan kelurahan, kemudian diteruskan sampai ke RT dan RW agar masyarakat semakin memahami langkah-langkah pencegahan,” ujar Appi.

Di sisi lain, Ia mengungkapkan pembangunan pos pemadam kebakaran baru di kawasan selatan Makassar telah masuk dalam perencanaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Kehadiran pos tersebut diharapkan dapat mempercepat respons penanganan ketika terjadi keadaan darurat di wilayah tersebut.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news