Asril Serahkan Bantuan Perlengkapan Sanggar di Bukittinggi

7 hours ago 5

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF – Anggota DPRD Sumbar dari Partai Nasdem, Asril, menyerahkan bantuan perlengkapan sanggar dalam rangkaian acara Festival Anak Nagari Pintu Kabun Baralek Gadang di Kota Bukittinggi, Senin 24 Agustus 2026 malam.

Perlengkapan sanggar itu meliputi alat musik, tambua, gandang tasa, talempong, serta pakaian seragam.

Baca Juga

Penyerahan bantuan melalui anggaran pokok pikiran (pokir) tersebut diserahkan secara simbolis oleh Asril kepada Camat Mandiangin Koto Selayan, Fachrul Razi.

Bantuan tersebut nantinya didistribusikan
ke sanggar-sanggar yang membutuhkan perlengkapan pendukung kegiatan kesenian.

Menurut Asril, festival ini bertujuan untuk mengenalkan dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan daerah.

“Pertama, kegiatan ini bertujuan agar generasi muda kita mulai dan terus mencintai kebudayaan kita. Hal ini sesuai dengan visi pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sekaligus visi Kota Bukittinggi, yaitu Adaik Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” ujar Asril.

Menurut Asril, pemahaman terhadap adat dan budaya menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki identitas dan bermartabat secara budaya.

Ia mengatakan kecintaan generasi muda terhadap adat juga dapat membantu memperkuat peran niniak mamak dalam meneruskan pendidikan adat kepada anak kemenakan.

“Ketika generasi muda kita memahami dan mencintai adat, maka artinya kita sudah bisa mengatakan bermartabat secara budaya,” tuturnya.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat, M. Devid, mengatakan pelestarian budaya perlu dilakukan dengan memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengenal, mempelajari dan mengembangkan kesenian tradisional.

Ia mengingatkan agar ketertarikan generasi muda terhadap budaya luar tidak menghilangkan kesempatan mereka untuk mengenal budaya daerah sendiri.

“Jangan generasi muda kita ingin belajar Korean dance tapi bagaimana nanti kita bisa mengarahkan wisatawan semua pihak asing ini bagaimana bisa belajar dan mempelajari budaya kita,” sebutnya.

Menurut Devid, festival budaya tidak hanya menjadi ruang pertunjukan, tetapi juga sarana bagi masyarakat untuk memahami nilai yang terkandung dalam kesenian tradisional.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news