Jumali Jum'at, 15 Mei 2026 09:47 WIB

Ilustrasi cuaca panas./ Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Liburan panjang di tengah cuaca panas ekstrem membutuhkan persiapan ekstra. Salah strategi sedikit saja, perjalanan yang seharusnya menyenangkan bisa berubah menjadi pengalaman melelahkan dan berisiko bagi kesehatan.
Dengan strategi yang tepat, perjalanan tetap bisa berjalan nyaman tanpa mengganggu kesehatan tubuh. Berikut sejumlah tips agar aktivitas wisata tetap aman di tengah teriknya matahari.
1. Mulai Aktivitas Lebih Pagi
Suhu udara biasanya mulai meningkat drastis menjelang siang dan mencapai kondisi paling panas pada sore hari. Karena itu, wisatawan disarankan memulai agenda perjalanan lebih pagi agar aktivitas luar ruang selesai sebelum cuaca terlalu terik.
Strategi ini membantu tubuh menghindari paparan panas ekstrem sekaligus membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
2. Gunakan Pakaian yang Menyerap Keringat
Pilih pakaian longgar dengan bahan ringan seperti katun atau linen agar tubuh lebih mudah melepaskan panas. Selain itu, penggunaan sunscreen penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.
Membawa kipas angin genggam juga bisa menjadi solusi praktis untuk membantu tubuh tetap sejuk saat berada di area terbuka.
3. Dinginkan Tubuh Secara Berkala
Saat cuaca sangat panas, jangan hanya mengandalkan minum air putih. Membasuh wajah, tangan, atau lengan dengan air dingin dapat membantu menurunkan suhu tubuh lebih cepat.
Jika memungkinkan, mandi air dingin setelah beraktivitas seharian juga membantu tubuh kembali segar dan mengurangi rasa lelah akibat suhu tinggi.
4. Manfaatkan Tempat Ber-AC
Waktu paling panas biasanya terjadi pada pukul 12.00 hingga 15.00. Pada jam tersebut, wisatawan disarankan beristirahat di ruangan berpendingin udara seperti museum, pusat perbelanjaan, galeri seni, kafe, atau restoran.
Selain membantu tubuh beristirahat, strategi ini juga membuat agenda wisata terasa lebih seimbang antara aktivitas luar ruang dan indoor.
5. Perbanyak Minum Sebelum Haus
Cuaca panas membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat. Karena itu, jangan menunggu haus untuk mulai minum.
Asupan cairan disarankan meningkat hingga sekitar dua sampai tiga liter per hari, terutama jika banyak beraktivitas di luar ruangan. Membawa botol minum pribadi dengan isolasi termal juga membantu menjaga suhu air tetap dingin lebih lama.
6. Pilih Makanan Segar dan Berair
Makanan dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, anggur, salad, dan sayuran segar membantu tubuh tetap terhidrasi.
Sebaliknya, makanan terlalu berat dan berminyak sebaiknya dikurangi karena dapat membuat tubuh terasa lebih cepat lelah saat cuaca panas.
7. Siapkan Asuransi Perjalanan
Risiko kesehatan akibat suhu ekstrem bisa datang kapan saja selama perjalanan. Memiliki asuransi perjalanan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi biaya pengobatan darurat akibat dehidrasi atau heatstroke.
Perlindungan tersebut dinilai penting terutama bagi wisatawan yang bepergian ke negara atau wilayah yang sedang mengalami gelombang panas berkepanjangan.
Dengan persiapan yang tepat, traveling saat cuaca panas tetap bisa berjalan aman dan nyaman. Wisatawan disarankan tidak memaksakan diri saat tubuh mulai lel
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

8 hours ago
8

















































