Dilewati Anak Sekolah, Jembatan Kaccia Dikerjakan Maret 2026

4 weeks ago 25
Dilewati Anak Sekolah, Jembatan Kaccia Dikerjakan Maret 2026Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat Meninjau Jembatan Kaccia di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau kondisi Jembatan Kaccia di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kamis (05/02).

Peninjauan ini menjadi titik awal penetapan pembangunan jembatan tersebut sebagai salah satu prioritas infrastruktur Pemerintah Kota Makassar tahun ini.

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Zuhaelsi Zubir dan Camat Tamalate, Munafri melihat langsung kondisi jembatan kayu yang selama ini digunakan warga sebagai akses penghubung antara RW 06 dan RW 09.

Dalam peninjauan tersebut, Appi nama karibnya, berjalan kaki sekitar 200 meter menuju titik jembatan. Di tengah kondisi hujan, ia meniti jembatan sepanjang kurang lebih 20 meter dengan hati-hati untuk melihat langsung tingkat kerusakan.

Dari hasil peninjauan, jembatan terlihat lapuk dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna.

“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” ujar Appi.

Ia menegaskan, kondisi jembatan sudah tidak layak dilintasi, terlebih setiap hari digunakan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

“Ini adalah jembatan yang setiap hari dilalui anak-anak sekolah dan warga. Kondisinya sudah sangat tidak layak, sehingga harus segera ditangani perbaikan,” tegasnya.

Appi memastikan pembangunan Jembatan Kaccia telah masuk perencanaan pemerintah kota sejak tahun sebelumnya dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Maret 2026.

“Anggaran jembatan ini sudah masuk dalam perencanaan sejak tahun lalu dan insya Allah tahun ini akan segera dikerjakan,” tambahnya.

Selama ini warga terpaksa melintasi jembatan dengan penuh kehati-hatian, terutama saat hujan turun dan debit air sungai meningkat. Di sekitar lokasi terdapat permukiman warga serta akses pelajar menuju SMA Negeri 20 Makassar, menjadikan jalur tersebut sangat vital bagi mobilitas harian.

Kawasan itu juga berada di wilayah perbatasan, berdekatan dengan Kejenjeng dan Kanjilo serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa yang dipisahkan aliran sungai, sehingga keberadaan jembatan menjadi penghubung penting antarwilayah.

Selain jembatan, Appi juga menyoroti kondisi infrastruktur lain di sekitar lokasi. Ia menemukan masih ada ruas jalan yang membutuhkan perbaikan serta kawasan bantaran sungai yang perlu penataan berkelanjutan.

Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya penerangan jalan umum guna menunjang aktivitas dan keamanan warga pada malam hari.

“Selain jembatan, kita juga memperhatikan kondisi jalan, bantaran sungai, dan penerangan jalan. Ini semua akan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan, peninjauan langsung tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan pembangunan berjalan merata hingga wilayah pinggiran kota.

“Kami hadir melayani warga. Jadi ini bentuk perhatian pemerintah untuk percepatan pembangunan di lokasi ini. Hari ini kita turun bersama Kadis PU dan Pak Camat untuk melihat langsung apa saja yang perlu segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news