Disbuntanhor Sumbar Canangkan Kegiatan Berburu Hama di Solok, Perkuat Ketahanan Pangan

1 day ago 7

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

SOLOK, KLIKPOSITIF — Hamparan sawah di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, tampak berbeda pada Minggu (19/7/2026). Ratusan petani bersama unsur pemerintah dan aparat kepolisian turun langsung ke lahan pertanian mengikuti kegiatan Safari Berburu Hama yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu sentra pertanian di Kabupaten Solok itu menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga produktivitas sektor pertanian. Selain sebagai rangkaian peringatan HUT Bhayangkara, kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata untuk menekan ancaman serangan hama yang selama ini menjadi salah satu penyebab menurunnya hasil panen petani.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah diwakili oleh Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (Disbuntanhor) Provinsi Sumatera Barat, Afniwirman. Turut hadir Kepala UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar Rina Martin.

Dalam sambutannya, Afniwirman menegaskan bahwa pemerintah provinsi menyambut baik pelaksanaan Safari Berburu Hama sebagai upaya bersama dalam melindungi sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat, khususnya di Kabupaten Solok yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Barat.

Menurutnya, serangan hama masih menjadi tantangan serius yang dihadapi para petani. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi kerugian yang dialami petani akibat gangguan organisme pengganggu tanaman.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendukung penuh kegiatan ini karena tujuannya sangat baik, yakni mengurangi kerugian petani akibat serangan hama,” ujar Afniwirman.

Ia menjelaskan, pengendalian hama secara terpadu tidak hanya bertujuan menjaga hasil produksi pertanian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, produktivitas pertanian harus terus dijaga agar pasokan tetap tersedia dan stabil.

Afniwirman menambahkan, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi antara petani, pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan lahan pertanian tetap produktif dan terlindungi dari berbagai ancaman.

“Kegiatan seperti ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan,” katanya.

Safari Berburu Hama tersebut mendapat sambutan positif dari para petani setempat. Selain menjadi sarana pengendalian organisme pengganggu tanaman, kegiatan itu juga menjadi wadah edukasi bagi masyarakat pertanian mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan menerapkan pola pengendalian hama yang efektif.

Kabupaten Solok sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian unggulan di Sumatera Barat. Karena itu, keberhasilan menjaga produktivitas lahan pertanian di wilayah tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan pangan di tingkat provinsi maupun nasional.

Momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80 melalui Safari Berburu Hama ini diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga sektor pertanian. Dengan lahan yang tetap produktif dan serangan hama yang dapat dikendalikan, kesejahteraan petani diharapkan terus meningkat sekaligus memperkokoh fondasi ketahanan pangan Indonesia.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news