Ford Siapkan Mobil Parkir yang Bisa Kabur dari Tabrakan

8 hours ago 6

Jumali

Jumali Jum'at, 15 Mei 2026 09:17 WIB

Ford Siapkan Mobil Parkir yang Bisa Kabur dari Tabrakan

Ilustrasi mobil Ford/Ford.co.uk

Harianjogja.com, JOGJA— Ford mengajukan paten teknologi baru yang memungkinkan mobil terparkir bergerak otomatis untuk menghindari tabrakan. Konsep futuristik tersebut disebut dapat membantu kendaraan “menyelamatkan diri” saat mendeteksi ancaman di area parkir.

Teknologi itu tercantum dalam dokumen paten bernomor US12617393B2 yang dirilis pada Mei 2026. Ford menamai konsep tersebut sebagai “System for Detecting Moving Objects” atau sistem pendeteksi objek bergerak.

Melalui teknologi ini, kendaraan yang sedang diparkir dapat memantau lingkungan sekitar secara real-time dan menghitung potensi benturan dari objek yang bergerak mendekat. Jika sistem menilai tabrakan mungkin terjadi dan tersedia ruang aman, mobil akan berpindah posisi secara mandiri.

Konsep tersebut dirancang untuk menghadapi berbagai risiko kecil yang sering terjadi di area parkir, mulai dari mobil lain yang mundur terlalu cepat, troli belanja yang meluncur, sepeda yang oleng, hingga kendaraan yang tergelincir di permukaan licin.

Ford disebut akan memanfaatkan kombinasi teknologi yang sebagian sudah tersedia di mobil modern saat ini. Sistem itu melibatkan kamera eksternal, radar, LiDAR, sonar, hingga unit komputasi berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Seluruh perangkat tersebut akan membentuk jaringan sensor virtual yang bekerja menghitung arah gerak, kecepatan, dan lintasan objek di sekitar kendaraan. Dari data itu, sistem menentukan apakah ancaman tabrakan cukup berbahaya atau masih bisa dihindari tanpa kendaraan bergerak.

Dalam skenario yang dijelaskan Ford, mobil tidak langsung berpindah ketika mendeteksi bahaya. Kendaraan terlebih dahulu memberikan peringatan melalui lampu sein berkedip atau klakson untuk memberi sinyal kepada pengemudi lain maupun objek yang mendekat.

Namun jika risiko benturan dinilai tetap tinggi, kendaraan akan bermanuver otomatis mencari posisi yang lebih aman selama area sekitar memungkinkan untuk bergerak.

Konsep tersebut dianggap membuka arah baru dalam pengembangan teknologi keselamatan kendaraan. Selama ini, fitur seperti Automatic Emergency Braking (AEB) hanya aktif ketika mobil sedang dikemudikan. Teknologi Ford memperluas perlindungan bahkan saat kendaraan tidak memiliki penumpang di dalamnya.

Meski terdengar futuristik, Ford menegaskan pengajuan paten tidak otomatis berarti teknologi tersebut segera diproduksi massal. Perusahaan menyebut pendaftaran paten merupakan bagian dari perlindungan hak kekayaan intelektual dan belum tentu menjadi produk komersial dalam waktu dekat.

“Ide-ide yang dijelaskan dalam permohonan paten tidak boleh dianggap sebagai indikasi rencana bisnis atau produk kami,” demikian pernyataan resmi Ford yang dikutip dari Marshable. 

Selain persoalan kesiapan teknologi, konsep kendaraan yang bisa bergerak sendiri saat diparkir juga memunculkan pertanyaan soal regulasi dan tanggung jawab hukum. Risiko kecelakaan saat mobil bermanuver otomatis tanpa pengemudi menjadi tantangan besar yang harus diatur sebelum teknologi semacam ini digunakan secara luas.

Meski begitu, perkembangan AI, sensor pintar, dan sistem kendaraan otonom membuat konsep tersebut dinilai semakin realistis. Ford kini menjadi salah satu produsen otomotif yang mulai mendorong teknologi keselamatan aktif hingga ke situasi parkir sehari-hari yang selama ini dianggap sepele tetapi sering menimbulkan kerusakan kendaraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news