Gagal Total! OpenAI Bakal Suntik Mati Sora, Kalah Jauh dari ChatGPT

3 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJA— OpenAI dikabarkan tengah mengevaluasi kelanjutan proyek Sora, platform pembuat video berbasis kecerdasan buatan, setelah performanya dinilai jauh tertinggal dari ChatGPT. Langkah ini menandai pergeseran strategi perusahaan ke arah pengembangan AI agen dan robotika.

Sora yang diperkenalkan pada 2024 sempat menjadi sorotan global karena kemampuannya menghasilkan video realistis hanya dari perintah teks. Namun, popularitas awal tersebut tidak berbanding lurus dengan kinerja bisnisnya di pasar berbayar.

Berdasarkan laporan Reuters, pendapatan global Sora hanya mencapai sekitar USD 1,4 juta, angka yang sangat kecil dibandingkan ChatGPT yang disebut meraup hingga USD 1,9 miliar dalam periode serupa. Ketimpangan ini menjadi salah satu alasan utama OpenAI mempertimbangkan penghentian pengembangan produk tersebut.

Evaluasi ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi belum tentu berbanding lurus dengan keberhasilan komersial, terutama jika tidak didukung model monetisasi yang kuat.

Kerja Sama Besar Ikut Terdampak

Dampak lain dari melemahnya Sora juga terasa pada rencana kolaborasi besar dengan The Walt Disney Company. Kerja sama yang dikabarkan bernilai hingga USD 1 miliar tersebut dilaporkan batal terealisasi sepenuhnya.

Padahal, kolaborasi itu dirancang untuk memungkinkan pengguna membuat konten menggunakan karakter populer dari Disney dan Marvel. Pembatalan ini menjadi sinyal bahwa kepercayaan mitra terhadap prospek Sora ikut terpengaruh.

Selain persoalan pendapatan, Sora juga menghadapi tantangan besar dari sisi operasional dan regulasi. Biaya komputasi untuk menghasilkan video berbasis AI tergolong sangat tinggi, sehingga membebani keberlanjutan bisnis.

Di sisi lain, risiko penyalahgunaan teknologi seperti deepfake dan pelanggaran hak cipta menjadi isu krusial yang harus ditangani dengan sistem moderasi yang kompleks dan mahal.

Persaingan dari platform lain seperti Runway dan Pika Labs juga mempersempit ruang gerak Sora di pasar AI video yang semakin kompetitif.

Seusai evaluasi ini, OpenAI disebut akan mengalihkan fokus ke pengembangan AI yang lebih otonom—mampu bertindak dan mengambil keputusan secara mandiri. Meski demikian, versi web Sora masih kemungkinan tetap tersedia sementara waktu tanpa kepastian jadwal penutupan.

Bagi industri teknologi, kasus ini menjadi pengingat bahwa inovasi canggih tetap membutuhkan fondasi bisnis yang kuat agar bisa bertahan dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news