Google Siapkan Fitur Anti-Penipuan di Android 17

3 hours ago 3

Jumali

Jumali Kamis, 14 Mei 2026 10:27 WIB

Google Siapkan Fitur Anti-Penipuan di Android 17

Ilustrasi penipuan./Antara

Harianjogja.com, JOGJA— Google resmi memperkenalkan sederet fitur keamanan baru untuk pengguna Android yang dirancang melindungi dari maraknya penipuan digital, pencurian OTP, hingga aplikasi berbahaya. Sebagian besar fitur tersebut akan hadir melalui Android 17 yang dijadwalkan meluncur pada 2026.

Kehadiran fitur baru ini menjadi kabar penting bagi pengguna HP Android di Indonesia yang belakangan semakin sering menjadi sasaran telepon penipuan berkedok bank, pinjaman online, hingga layanan pelanggan palsu.

Salah satu fitur yang paling menyita perhatian adalah “verified financial calls”.

Fitur tersebut memungkinkan sistem Android mendeteksi panggilan palsu yang mengatasnamakan bank atau lembaga keuangan.

Jika terindikasi sebagai penipuan, Android akan langsung memutus sambungan telepon bahkan sebelum pelaku sempat berbicara.

Google menyebut sistem akan memverifikasi keaslian panggilan melalui aplikasi perbankan resmi yang terpasang di perangkat pengguna.

Beberapa bank yang sudah bekerja sama antara lain Revolut, Itaú, dan Nubank.

Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu lagi khawatir diminta memberikan kode OTP, PIN, atau data rekening oleh penelepon misterius.

Selain perlindungan telepon, Android 17 juga membawa peningkatan besar pada fitur keamanan berbasis AI melalui “Live Threat Detection”.

Fitur tersebut mampu mendeteksi aplikasi yang diam-diam meneruskan SMS, menyalahgunakan izin aksesibilitas, atau menjalankan aktivitas mencurigakan di latar belakang.

Google juga menambahkan pemantauan sinyal dinamis untuk mendeteksi aplikasi yang menyembunyikan ikon sebelum meluncurkan malware.

Bagi pengguna yang sering memasang aplikasi dari luar Play Store, Android kini memberikan perlindungan tambahan terhadap file APK berbahaya melalui browser Google Chrome.

Jika fitur Safe Browsing aktif, Chrome akan memeriksa file APK sebelum proses unduhan dilakukan.

Proteksi terhadap pencurian perangkat juga diperkuat.

Fitur “Mark as Lost” di layanan Find Hub kini mewajibkan verifikasi biometrik seperti sidik jari atau pemindai wajah.

Artinya, meskipun pencuri mengetahui PIN atau password perangkat, HP tetap tidak bisa dibuka tanpa data biometrik pemilik asli.

Android 17 juga otomatis mengaktifkan fitur Remote Lock dan Theft Detection Lock tanpa perlu pengaturan manual.

Sistem keamanan PIN turut diperketat dengan pembatasan percobaan login, penambahan jeda waktu setelah kesalahan berulang, hingga perubahan tampilan layar kunci untuk mencegah pembobolan.

Privasi lokasi dan kontak pengguna juga mendapat perhatian besar dalam pembaruan ini.

Android 17 memungkinkan pengguna memberikan akses lokasi hanya sementara saat aplikasi sedang digunakan.

Selain itu, kini muncul indikator khusus ketika aplikasi mengakses lokasi pengguna, mirip seperti indikator kamera dan mikrofon.

Google juga membatasi akses aplikasi terhadap daftar kontak.

Aplikasi nantinya hanya dapat meminta akses ke kontak tertentu dan bersifat sementara, bukan seluruh daftar nomor telepon.

Fitur penting lain adalah perlindungan OTP otomatis.

Android akan menyembunyikan kode OTP dari sebagian besar aplikasi selama tiga jam untuk mencegah pencurian kode autentikasi oleh malware.

Google turut menambahkan verifikasi sistem operasi untuk memastikan perangkat menjalankan versi Android resmi dan aman.

Di sisi jaringan, Android 17 mendukung teknologi Kriptografi Pasca-Kuantum serta perlindungan jaringan 2G agar operator dapat menonaktifkan jaringan lama yang rawan disusupi.

Dengan lapisan keamanan baru tersebut, Google ingin membuat pengguna Android lebih aman menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news