Kondisi arus lalu lintas di Jalan Malioboro, Kamis (3/4/2025) - Harian Jogja - Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Memasuki tiga hari usai lebaran, kawasan Malioboro masih dipadati wisatawan.
Pantauan Harianjogja.com, Kamis (3/4/2025), memperlihatkan adanya antrean masuk Malioboro mulai terjadi dari jalan Kampung Sitisewu. Antrean terjadi lantaran banyaknya wisatawan yang naik dan turun di Stasiun Tugu sisi timur. Antrean terus mengular hingga ke Jalan Kleringan.
Sementara, akses Jalan Kleringan menuju Jalan Abu Bakar Ali dan Jalan Malioboro ditutup. Tampak beberapa kendaraan roda empat nekat untuk melewati jalan itu meski penutup jalan telah dipasang. Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan semakin memanjang. Kendaraan yang hendak menuju Malioboro harus berputar terlebih dahulu di bundaran Stadion Kridosono.
BACA JUGA: Hari Kedua Lebaran, 2.000 Kendaraan Lewati Jalan Malioboro
Sementara, di Jalan Malioboro arus lalu lintas sangat padat. Didominasi oleh kendaraan roda empat dari plat luar kota. Meski demikian, arus kendaraan tetap mengalir walaupun terjadi perlambatan. Di sisi kanan dan kiri Jalan Malioboro terdapat banyak wisatawan yang sekadar mengabadikan momen di plang tulisan Jalan Malioboro. Ada juga yang menyempatkan waktu untuk berbelanja di toko-toko di sepanjang Jalan Malioboro.
Kapospam Terpadu Teteg Malioboro Iptu Wantoko menjelaskan sejak pukul 06.00-15.00 WIB jumlah kendaraan yang masuk sisi utara Hotel Inna Malioboro menuju Jalan Malioboro mencapai 14.429 kendaraan.
Arus paling padat terjadi pada rentang pukul 09.00-12.00 WIB yang mencapai 4.488 kendaraan. Sementara, kendaraan yang melintas di Jalan Pasar Kembang pada pukul 06.00-15.00 WIB mencapai 12.542 kendaraan.
Puncak kepadatan terjadi pada pukul 12.00-15.00 WIB mencapai 3.716 kendaraan. Dia menyebut kepadatan di kawasan Malioboro mulai terasa sejak Rabu (2/4/2025).
"Semakin hari kepadatan semakin meningkat. Prediksi puncak kendaraan terjadi hingga 5 April 2025," jelasnya saat ditemui di Pos Terpadu Teteg Malioboro, Kamis (3/4/2025).
Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja Harry Purwanto menuturkan secara umum total kendaraan masuk ke Kota Jogja mencapai 489.846 satuan mobil penumpang (SMP). Rata-rata kendaraan perhari yang melintas di Kota Jogja mencapai 122.462 kendaraan. Data ini dihimpun dari pergerakan kendaraan di Kota Jogja pada 27-30 Maret 2025.Untuk jumlah kendaraan yang masuk pada 31 Maret hingga 3 April masih dalam perhitungan.
Harry menyebut survei pergerakan kendaraan ini diamb di beberapa titik. "Diantaranya simpang SGM, Demangan, Pingit, Jati Kencana, Wirobrajan, dan Jokteng Wetan," katanya.
Lebih lanjut, Harry menyebut jumlah kendaraan pada H-4 hingga H-1 pada lebaran tahun ini naik sebesar 5,12 % dibandingkan lebaran tahun lalu. Sementara, kenaikan tercatat terjadi sebesar 24,19% apabila dibanding hari biasa.
"Kepadatan di Gumaton diperkirakan terjadi sampai Sabtu, Minggu besok. Tanggal 5 April dan 6 April 2025," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News