KLIKPOSITIF – Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026 digelar dengan konsep berbeda di Lapangan Pacuan Kuda Kubu Gadang Payakumbuh, Minggu 23 Agustus 2026.
Mengusung tema “Race to the World Stage”, ajang ini tidak hanya menghadirkan persaingan di lintasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membawa ekosistem pacuan kuda Indonesia menuju standar internasional tanpa meninggalkan akar budaya yang telah tumbuh kuat di daerah.
Yang membuat IHR Merdeka Cup 2026 berbeda adalah tetap hadirnya kelas pacuan tradisional yang menjadi bagian dari identitas olahraga berkuda Sumatera Barat.
Empat kelas tradisional yang dipertandingkan dalam ajang kali ini, yakni Draf Bogi Baru 2.400 meter, Draf Bogi Usang Baru 3.200 meter.
Kemudian kelas Draf Bogi Usang Lamo 3.200 meter, serta Kelas Lokal Payakumbuh 800 meter.
Perpaduan pacuan moderen dan tradisional tersebut menjadi gambaran bagaimana IHR berupaya membawa pacuan kuda menuju era sportainment moderen tanpa memutus hubungan dengan sejarah dan tradisi lokal.
Inilah salah satu keunikan Kubu Gadang, karena keberadaan pacuan tradisional tetap menjadi bagian dari identitas lintasan.
Kategori Pacuan Tradisional yang menghadirkan kelas-kelas seperti Draf Bogie, membawa karakter khas pacuan kuda Sumatera Barat.
Kehadiran kelas tradisional ini membuat atmosfer perlombaan juga tidak hanya berbicara tentang kecepatan, tetapi juga tentang sejarah dan identitas masyarakat setempat.
Ada pula Kelas Lokal Payakumbuh yang memberikan ruang khusus bagi kuda kelahiran Payakumbuh dengan kepemilikan lokal.
Kelas ini menjadi simbol bahwa perkembangan pacuan kuda tidak harus menghilangkan akar daerah.
Justru, kuda lokal, pemilik lokal, dan tradisi masyarakat menjadi bagian penting dari ekosistem yang terus dibangun.
Menurut Ketua Komisi Pacu PP Pordasi, Munawir, pacuan tradisional ikut dilibatkan untuk memberi semangat bagi peternak-peternak kuda, khusus untuk lokal.
Munawir menyebut, kuda lokal banyak yang merupakan hasil kawin silang dari Arab.
“Kita ini membangkitkan peternak dari kalangan menengah ke bawah,” ujar Munawir.
Pertemukan 78 Kuda
Vice President Marketing & Operation Sarga, Kevin Jonathan mengatakan, event yang digelar SARGA.CO bersama PP PORDASI ini menjadi kejuaraan ke-enam dalam kalender IHR 2026 sekaligus menandai kembalinya kompetisi pacuan kuda nasional ke Sumatera Barat.
Menurut Kevin, IHR Merdeka Cup 2026 mempertemukan 78 kuda dari berbagai daerah, mulai dari Batusangkar, Bukittinggi-Agam, Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, dan Tanah Datar.
Persaingan juga semakin menarik dengan hadirnya peserta dari luar Sumatera Barat, yakni Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Para peserta bertarung dalam 15 kelas dengan total hadiah mencapai Rp. 450 juta.
Tiga kelas dari kategori kelompok umur menjadi salah satu sajian utama.
Kelas 3 Tahun Derby Divisi | 1.400 meter menawarkan hadiah Rp. 80 juta, sementara Kelas 3 Tahun Derby Divisi II 1.400 meter memperebutkan Rp. 50 juta. Adapun Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I 1.200 meter menyediakan hadiah Rp. 60 juta.
Selain itu, persaingan juga berlangsung dalam kategori berdasarkan kelompok tinggi melalui Kelas AB Terbuka, C Terbuka, D Terbuka, dan E Terbuka.

5 hours ago
2


















































