IHSG Melemah 0,32 Persen, 395 Saham Turun pada Rabu Pagi

1 hour ago 2

IHSG Melemah 0,32 Persen, 395 Saham Turun pada Rabu Pagi

Foto ilustrasi perdagangan saham. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Rabu (26/8/2026). Indeks turun 0,32% ke level 6.480,58 setelah dibuka pada posisi 6.507,14.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.27 WIB, tekanan terjadi di tengah dominasi saham yang bergerak turun. Sebanyak 395 saham melemah, sedangkan 178 saham menguat dan 390 saham lainnya stagnan.

Kapitalisasi pasar BEI pada awal perdagangan tercatat mencapai Rp11.355 triliun.

Sejumlah Saham Big Caps Tertekan

Sejumlah saham berkapitalisasi besar ikut menekan pergerakan IHSG. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam, yakni 2,49% ke Rp5.875.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga turun 1,57% menjadi Rp3.130. Sementara itu, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) terkoreksi 1,18% ke Rp3.360.

Tekanan berikutnya datang dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang melemah 0,95%. PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) juga mencatat koreksi 0,93%.

Sentimen FTSE Russell Jadi Perhatian Investor

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan pelaku pasar mencermati hasil review FTSE Russell yang membawa sejumlah perubahan terhadap saham Indonesia dan akan berlaku pada September 2026.

“IHSG ditutup melemah 0,37% ke level 6.501,67 pada Senin (24/8/2026) dipengaruhi aksi profit taking setelah penguatan sebelumnya,” tulis Reza dalam risetnya, Rabu (26/8/2026).

Menurut dia, pelemahan pada perdagangan sebelumnya juga dipengaruhi aksi ambil untung. Saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi sejumlah saham yang memberikan tekanan terhadap indeks.

Selain perkembangan FTSE Russell, investor turut mencermati rilis data neraca pembayaran Indonesia (NPI) serta uang beredar periode Juli 2026.

IHSG Diproyeksi Bergerak Mixed to Positive

Reza memperkirakan IHSG pada perdagangan Rabu bergerak mixed to positive. Area support berada di level 6.455 hingga 6.400, sedangkan resistance berada pada level 6.568.

Secara teknikal, tren bullish IHSG dinilai masih terjaga selama indeks mampu bertahan di atas level 6.455. Dengan kondisi tersebut, IHSG berpeluang kembali menguji resistance 6.568.

Sementara itu, Tim Analis MNC Sekuritas menilai IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c). Kondisi tersebut membuka peluang koreksi jangka pendek untuk menguji area support 6.429—6.453.

“Apabila mampu bertahan dan berbalik arah, target penguatan IHSG berikutnya diperkirakan berada di rentang 6.570—6.600,” tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam publikasi riset harian, dikutip pada Selasa (25/8/2026).

“MA20 di level 6.328 menjadi support berikutnya,” tulisnya.

Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news