Prabowo ke NTT, Cek Langsung Penanganan Gempa Flores

3 hours ago 2

Newswire

Newswire Rabu, 26 Agustus 2026 08:17 WIB

Prabowo ke NTT, Cek Langsung Penanganan Gempa Flores

Kerusakan jalan akibat gempa M7,7 NTT di Jalur Pantai Utara, Pulau Flores, NTT. /Istimewa-Dok. KKN UMY.

Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berangkat dari Bali menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu pagi, untuk melihat langsung kondisi pengungsi dan penanganan dampak gempa bumi di sejumlah wilayah Pulau Flores.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak bencana terpenuhi sekaligus mengecek penanganan gempa yang dilakukan pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo ingin memastikan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait berjalan efektif.

“Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait berjalan efektif dalam menangani gempa di Pulau Flores, NTT,” kata Prasetyo di Denpasar, Bali, saat dihubungi dari Jakarta, Rabu pagi.

Menurut Prasetyo, Presiden sejak hari pertama bencana telah menginstruksikan agar bantuan disalurkan secara cepat, terarah, dan merata ke seluruh wilayah terdampak.

Ratusan Ton Bantuan Disalurkan

Prasetyo menyebut bantuan untuk masyarakat terdampak gempa telah disalurkan sejak 15 Agustus hingga 24 Agustus 2026.

Total bantuan yang dikirim meliputi 204,22 ton sembako, 27,71 ton makanan siap saji, dan 10,29 ton air mineral.

Selain kebutuhan pangan, pemerintah juga mengirimkan obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi, serta dua unit rumah sakit lapangan ke wilayah terdampak.

Dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat juga diperkuat melalui pengerahan fasilitas kesehatan tanggap bencana.

“KRI Soeharso-990 milik TNI Angkatan Laut telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, yang difungsikan sebagai RS lapangan, sementara RS Kapal Ksatria Airlangga telah berada di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur, untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Prasetyo.

Selain rumah sakit lapangan yang dikerahkan pemerintah pusat, dua fasilitas kesehatan di daerah juga telah dioperasikan untuk menangani korban gempa.

Rumah sakit lapangan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, difokuskan untuk pelayanan operatif. Hingga saat ini, fasilitas tersebut telah melakukan 29 tindakan operasi secara kumulatif.

Sementara itu, rumah sakit lapangan di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan darurat, tindakan operasi, dan perawatan korban gempa.

Pemulihan Dilanjutkan Setelah Tanggap Darurat

Pemerintah memastikan penanganan gempa tidak berhenti ketika masa tanggap darurat berakhir. Tahap berikutnya akan diarahkan pada pemulihan wilayah dan kehidupan masyarakat terdampak.

“Pemerintah akan memastikan proses pemulihan dilanjutkan secara bertahap, tidak hanya melalui rehabilitasi fasilitas dan layanan yang terdampak, tetapi juga rekonstruksi untuk membangun kembali infrastruktur dan kehidupan masyarakat secara lebih baik dan berkelanjutan,” kata Prasetyo.

Kunjungan Presiden Prabowo ke NTT sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proses penanganan bencana berjalan secara terpadu, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, hingga pemulihan fasilitas dan kehidupan masyarakat.

Prasetyo menegaskan pemerintah terus bekerja agar masyarakat NTT yang terdampak gempa tidak merasa menghadapi bencana tersebut sendirian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : ANtara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news