KLIKPOSITIF- Ratusan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa Ilmu Komunikasi dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dalam Annual International Conference on Communication (AICCON) ke 6 2026.
Konferensi internasional yang digelar selama dua hari, Rabu (22/7/2026) hingga Kamis (23/7/2026), di ZHM Premiere Hotel Padang ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari komunikasi, media, budaya, transformasi digital hingga kebijakan publik.
Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom), Prof. Anang Sujoko, mengatakan tema AICCON VI disusun dengan mempertimbangkan kondisi Sumatera Barat yang beberapa waktu lalu dilanda bencana alam.
Menurut Prof. Anang, konferensi tersebut menghadirkan sejumlah pembicara internasional, termasuk pakar lingkungan dari Malaysia dan akademisi yang membahas peran media di era digital.
Ia menilai, komunikasi memiliki peran penting dalam menyosialisasikan upaya mitigasi bencana sekaligus memahami perilaku masyarakat dalam menggunakan media digital.
“Kami ingin mengajak dosen Ilmu Komunikasi dari seluruh Indonesia berpikir bersama mengapa bencana itu terjadi, bagaimana mitigasinya, serta solusi yang dapat ditawarkan melalui kajian komunikasi,” ujarnya.
Prof. Anang menegaskan, perkembangan teknologi digital tidak dapat dipisahkan dari nilai agama, budaya, dan kearifan lokal.
“Secanggih apa pun teknologi digital, jika tidak dipadukan dengan nilai agama dan budaya, maka akan kehilangan arah dan menjauh dari nilai-nilai yang sebenarnya,” katanya.
Melalui forum tersebut, Aspikom juga berupaya menyusun rekomendasi bersama dewan pakar mengenai pengembangan pendidikan komunikasi, literasi media, hingga kepedulian terhadap lingkungan yang nantinya dapat menjadi masukan bagi pemerintah.
Konferensi ini menghadirkan sejumlah keynote speaker, di antaranya Prof. Elske Van de Fliert, Associate Prof. Dr. Nik Norma Nik Hasan, Prof. Anang Sujoko, dan Prof. Merlyna Lim.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kota Padang sebagai tuan rumah AICCON ke 6 di Padang.
Ia berharap para peserta dapat menikmati berbagai potensi Kota Padang, mulai dari wisata, kuliner hingga pengembangan infrastruktur yang tengah dilakukan pemerintah.
“Semoga para peserta betah berada di Padang. Kami terus membangun kota ini menjadi destinasi wisata yang nyaman dengan kawasan Kota Tua, Pantai Padang hingga Pasar Raya sebagai daya tarik utama,” ujarnya.
Ketua Panitia AICCON ke 6, Revi Marta, mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan dosen Ilmu Komunikasi dari seluruh Indonesia serta narasumber nasional dan internasional, diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unand.
Selain seminar internasional, rangkaian kegiatan juga meliputi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Aspikom, workshop pengembangan kurikulum, capacity building, hingga pengabdian masyarakat internasional yang dilaksanakan di SD Batu Busuk, Kota Padang.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga mendorong kolaborasi penelitian, pengembangan kurikulum, serta pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan akademisi dari dalam dan luar negeri,” terangnya.

10 hours ago
6


















































