Jalan Mulus Jojo di Kejuaraan Asia 2026, Peluang Juara Terbuka

5 hours ago 5

Jalan Mulus Jojo di Kejuaraan Asia 2026, Peluang Juara Terbuka Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengekspresikan kegembiraannya seusai menambah poin saat pertandingan melawan tunggal putra Taiwan Wang Tzu Wei pada semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (25/1/2025). - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Peluang emas terbuka bagi Jonatan Christie di Kejuaraan Asia 2026 setelah mendapatkan jalur undian yang relatif ringan pada fase awal turnamen di Ningbo, China, 7–12 April mendatang. Statusnya sebagai unggulan ketiga membuat jalur awal yang dihadapi relatif lebih bersahabat dibanding pesaing lainnya.

Pada laga pembuka, Jonatan akan menghadapi wakil Malaysia, Leong Jun Hao. Jika mampu melewati pertandingan tersebut, ia berpotensi bertemu pemenang antara Yudai Okimoto (Jepang) atau Jia Heng Jason Teh (Singapura) di babak kedua.

Ancaman berat baru diprediksi muncul di fase perempat final. Di babak delapan besar, Jonatan berpeluang berhadapan dengan Li Shi Feng dari China yang dikenal tampil kuat di kandang sendiri.

Jika berhasil melangkah lebih jauh, ujian berikutnya menanti di semifinal. Jonatan berpotensi bertemu juara dunia asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, yang menjadi salah satu kandidat terkuat juara.

Sementara itu, situasi berbeda dihadapi Alwi Farhan. Pebulu tangkis muda tersebut harus menempuh jalur sulit karena berada di bagan yang dihuni pemain elite seperti Shi Yu Qi (China) dan Kodai Naraoka (Jepang). Meski laga awal melawan Justin Hoh (Malaysia) masih cukup terbuka, tantangan berat sudah menanti di babak selanjutnya.

Di sisi lain, Mohammad Zaki Ubaidillah harus memulai perjuangan dari babak kualifikasi. Ia tergabung di Grup A bersama wakil Uni Emirat Arab dan Kazakhstan. Jika lolos ke babak utama, lawan tangguh sudah menunggu, yakni Koki Watanabe dari Jepang.

Kejuaraan Asia 2026 menjadi momentum penting bagi sektor tunggal putra Indonesia seusai All England. Jonatan diharapkan mampu memaksimalkan keuntungan undian untuk menembus partai final, sementara Alwi dan Ubaidillah dituntut memberikan kejutan di tengah ketatnya persaingan.

Seluruh wakil Indonesia dijadwalkan bertolak ke China pada awal April setelah menjalani persiapan intensif di pelatnas. Harapan besar pun disematkan agar Merah Putih mampu membawa pulang gelar dari Ningbo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news