Banjir merendam jalur KA PekalonganSragi sehingga perjalanan kereta api Pantura Jawa Tengah dihentikan sementara. KAI lakukan pemantauan keselamatan. - Antara.
Harianjogja.com, JOGJA—Jalur kereta api (KA) antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terendam banjir sejak Sabtu (dini hari), sehingga tidak dapat dilintasi kereta api. Akibatnya, sejumlah perjalanan KA di jalur Pantura Jawa Tengah terpaksa dihentikan sementara.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan genangan air akibat banjir telah mencapai batas kepala rel, bahkan di beberapa titik ketinggian air mencapai sekitar 10 sentimeter di atas rel.
“Dengan kondisi tersebut, jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati, sehingga sementara waktu ditutup demi keselamatan perjalanan,” ujar Luqman, Sabtu.
Penutupan jalur tersebut berdampak pada sejumlah perjalanan KA jarak jauh. Beberapa kereta yang mengalami gangguan operasional antara lain KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium, KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya, serta KA Dharmawangsa.
PT KAI Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi genangan air di lokasi terdampak banjir. Selain itu, upaya mitigasi juga dilakukan untuk memastikan keselamatan prasarana sebelum jalur kembali dioperasikan.
“Keselamatan perjalanan KA menjadi prioritas utama. Jalur baru akan dibuka kembali setelah dinyatakan aman,” katanya.
PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat kondisi alam tersebut, serta mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi resmi terkait perjalanan KA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

















































