Jangan Asal Simpan, Ini Cara Menjaga Kualitas Daging Kurban di Kulkas

15 hours ago 7
Jangan Asal Simpan, Ini Cara Menjaga Kualitas Daging Kurban di Kulkasilustrasi daging kurban. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Momen Iduladha identik dengan pembagian daging kurban dalam jumlah melimpah. Karena tidak semuanya langsung diolah, penyimpanan yang tepat menjadi langkah penting agar daging tetap segar, aman dikonsumsi, dan kualitasnya terjaga lebih lama.

Kesalahan saat menyimpan daging di kulkas bisa memicu pertumbuhan bakteri, menurunkan kualitas tekstur, hingga mempercepat pembusukan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyimpan daging kurban di rumah, dilansir KabarMakassar.com dari berbagai sumber:

1. Jangan mencuci daging mentah sebelum disimpan
Banyak orang terbiasa mencuci daging sebelum dimasukkan ke kulkas. Padahal, kebiasaan ini justru berisiko menyebarkan bakteri ke area wastafel, peralatan dapur, hingga permukaan lain melalui percikan air.

Selain itu, daging yang terlalu basah dapat menciptakan kelembapan berlebih yang memicu pertumbuhan bakteri. Jika ada bagian yang kotor, cukup potong bagian tersebut atau bersihkan dengan tisu dapur.

2. Gunakan bungkus rapat atau wadah tertutup
Sebelum dimasukkan ke kulkas, daging sebaiknya dibungkus menggunakan plastik, aluminium foil, atau wadah kedap udara.

Kemasan tertutup membantu menjaga kelembapan dan kualitas daging, sekaligus mencegah paparan udara yang bisa mempercepat oksidasi. Cara ini juga mengurangi risiko freezer burn yang dapat merusak tekstur daging.

3. Pastikan kulkas dalam keadaan bersih
Kebersihan lemari pendingin juga perlu diperhatikan. Bersihkan sisa makanan atau tumpahan yang menempel agar tidak menimbulkan bau dan menghindari kontaminasi silang.

Daging mentah juga sebaiknya dipisahkan dari makanan matang agar tetap higienis.

4. Jangan langsung simpan ke freezer
Jika ingin menyimpan lebih lama, daging tidak perlu langsung dibekukan. Simpan terlebih dahulu di chiller selama sekitar dua hingga empat jam.

Langkah ini membantu proses pendinginan berlangsung bertahap sehingga pembekuan lebih merata dan struktur daging tetap terjaga.

5. Periksa kondisi daging sebelum disimpan
Potong daging saat masih segar dan sesuaikan porsinya sebelum dimasukkan ke kulkas.

Untuk daging kemasan, perhatikan petunjuk penyimpanan serta cek tanggal kedaluwarsa sebelum diolah.

6. Atur suhu kulkas dengan tepat
Suhu kulkas ideal untuk menyimpan daging berada di bawah 4 derajat Celsius. Sementara freezer sebaiknya berada di kisaran minus 18 derajat Celsius.

Suhu dingin memang tidak membunuh mikroba, tetapi efektif memperlambat pertumbuhannya dan menjaga kualitas daging lebih lama.

7. Gunakan sistem first in, first out (FIFO)
Daging yang lebih dulu disimpan sebaiknya diletakkan di bagian depan agar lebih mudah digunakan terlebih dahulu.

Memberi label tanggal penyimpanan pada kemasan juga membantu memantau masa simpan dan mencegah daging terlalu lama tersimpan.

8. Hindari membekukan ulang daging yang sudah dicairkan
Daging yang sudah dikeluarkan dari freezer sebaiknya langsung diolah.

Membekukannya kembali bisa menurunkan kualitas dan mempercepat kerusakan. Karena itu, lebih praktis jika daging dibagi dalam porsi kecil sejak awal agar mudah diambil sesuai kebutuhan.

Penyimpanan daging kurban yang tepat bukan hanya menjaga rasa dan teksturnya tetap baik, tetapi juga penting untuk memastikan keamanan pangan bagi keluarga di rumah. Dengan langkah sederhana ini, daging kurban bisa tetap awet dan siap diolah kapan saja.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news