JOGJA FASHION WEEK 2025: Semangat Baru bagi Dunia Mode yang Inovatif dan Berkelanjutan

3 weeks ago 12

 Semangat Baru bagi Dunia Mode yang Inovatif dan Berkelanjutan Sejumlah model memeragakan busana di panggung Opening Ceremony Jogja Fashion Week (JogFW) 2025 di Jogja Expo Center, Kamis (7/8/2025). - Harian Jogja - Kiki Luqman

JOGJA–Gelaran Jogja Fashion Week (JogFW) kembali hadir tahun ini dengan kemegahan dan semangat yang lebih segar.

Menginjak tahun ke-20 penyelenggaraannya, ajang fesyen prestisius di Indonesia ini resmi dibuka pada Kamis (7/8/2025) di Jogja Expo Center.

Kali ini, JogFW 2025 kembali diselenggarakan oleh Disperindag DIY dengan dukungan dari Kementerian Perdagangan.

Digelar selama empat hari sejak 7-10 Agustus 2025, JogFW 2025 menyuguhkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya menonjolkan sisi estetika fesyen, tetapi juga mengedepankan semangat keberlanjutan (sustainability) dan inovasi sebagai landasan industri mode masa depan dengan tema Threads of Tomorrow.

Sebanyak 12 sesi fashion show akan digelar dengan melibatkan 96 fashion designer profesional, 12 youth fashion designer, dan lebih dari 12 kids fashion designer. "JFW menampilkan karya perancang busana berbakat, mengangkat kekayaan budaya lokal dan menjadi wadah kolaborasi kreatif yang mendorong pertumbuhan industri," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yuna Pancawati, dalam sambutannya, Kamis.

BACA JUGA: Mural One Piece di Triharjo SLeman Dihapus, Diawasi TNI dan Polri

Tidak hanya menampilkan produk fesyen dan aksesori premium, JogFW 2025 juga dimeriahkan oleh berbagai aktivitas pendukung seperti seminar, gelar wicara, presentasi produk, shop talk, kompetisi desainer muda, business matching, hingga 130 lebih fashion exhibition.

Sejumlah nama besar pun turut meramaikan panggung runway tahun ini. Di antaranya, Ivan Gunawan, Dian Pelangi, serta jenama mode ternama Danjyo Hiyoji yang akan menampilkan koleksi-koleksi terbaik mereka di hadapan publik Jogja.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan juga menyambut baik gelaran ini. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, berharap agar JogFW menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif lokal. "Jogja Fashion Week menjadi inspirasi bagi provinsi dan kota lainnya untuk membuat gelaran yang dapat mempromosikan potensi unggulan daerahnya dengan cara yang kreatif dan berkelanjutan," ujar Fajarini.

Lebih dari sekadar ajang pamer busana, JogFW 2025, menurut Fajarini juga bisa menjadi ruang yang menghubungkan pelaku industri kreatif dengan pasar yang lebih luas, memperkuat posisi DIY sebagai salah satu pusat mode berbasis budaya di Indonesia. (Advetorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news