Babinsa Kalurahan Triharjo dan anggota kepolisian sedang mengawasi penghapusan logo One Piece di Padukuhan Temulawak, Kalurahan Triharjo, Sleman, Kamis (7/8 - 2025). Harian Jogja / Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, SLEMAN--Mural logo One Piece di Padukuhan Temulawak, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman akhirnya dihapus pemuda setempat setelah didatangi TNI dan Polri, Kamis (7/8/2025). Menurut pernyataan Bhabinsa, dia dan kepolisian telah berkoodinasi lebih dulu dengan pemerintah kalurahan.
Lurah Triharjo, Irawan, nyatanya tidak melarang keberadaan gambar One Piece itu. Katanya, gambar itu merupakan bagian dari kebebasan berekspresi dan berpendapat di negara demokrasi.
BACA JUGA: Mural One Piece di Triharjo, Sleman Dihapus. Diawasi Polisi dan TNI
"Malah itu wujud cinta pemuda dengan negaranya, malah bisa saling mawas diri baik pemerintah maupun warga. Bukan gerakan itu, seperti makar begitu ya bukan," kata Irawan dihubungi, Kamis.
Salah satu pemuda bernama Alex mengaku dia dan teman-temannya membuat gambar One Piece di dua titik itu pada Rabu (6/8) malam. Tidak ada kaitan dengan gerakan kampanye pengibaran bendera One Piece yang viral di media maya belakangan ini. "Kami kecewa diminta menghapus. Tapi ya gimana lagi," katanya.
Bhabinkamtibmas, Aiptu Ekka Sapardi, mengaku perlu ada antisipasi gejolak akibat keberadaan mural One Piece itu.
"Kami tidak membatasi daya kreativitas pemuda. Ada juga pemikiran kami untuk mewadahi bakat pemuda daripada vandal di mana-mana," kata Ekka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News