Kebakaran RS Syekh Yusuf Gowa Diduga Akibat Korsleting Listrik

6 hours ago 2
Kebakaran RS Syekh Yusuf Gowa Diduga Akibat Korsleting ListrikRumah Sakit Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa usai Terbakar, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Kebakaran melanda dua gedung di sebuah rumah sakit di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (29/05) siang.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa menduga sumber api berasal dari korsleting listrik.

Dua bangunan yang terdampak dalam peristiwa tersebut masing-masing berada di area perlengkapan dan radiologi rumah sakit. Hingga kini, petugas masih melakukan asesmen untuk memastikan titik awal kebakaran dan dampak yang ditimbulkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa, Syamsul Bahri, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 12.36 WITA. Setelah menerima informasi itu, seluruh armada dan personel langsung dikerahkan menuju lokasi.

“Dapat kami laporkan bahwa kami menerima informasi kebakaran itu tepat jam 12.36. sehingga kami kerahkan seluruh armada maupun personil dengan kekuatan penuh,” kata Syamsul Bahri.

Setibanya di rumah sakit, petugas langsung melakukan analisis lapangan untuk memetakan titik api dan mencegah kobaran meluas ke bangunan lain. Dalam proses itu, Damkar Gowa juga meminta bantuan tambahan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.

“Setelah tiba di lokasi kebakaran, kami melakukan analisa, sehingga kami perlu diback-up oleh teman-teman damkar dari Makassar,” ujarnya.

Menurut Syamsul, dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil identifikasi lanjutan oleh petugas di lapangan.

“Identifikasi awal, ada dua gedung yaitu dari perlengkapan maupun radiologi. Sumber api diduga berawal dari korsleting listrik,” katanya.

Ia menjelaskan saat kebakaran terjadi, sebagian besar karyawan rumah sakit sedang melaksanakan Salat Jumat. Api baru diketahui setelah terdengar teriakan dari karyawan lain di sekitar lokasi.

“Karena ini kan bertepatan dengan hari Jumat, saat itu seluruh karyawan yang ada di rumah sakit melaksanakan salat Jumat sehingga pada saat berlangsung itu sudah ada teriakan-teriakan dari karyawan yang lain sehingga setelah mereka semua pulang dari masjid, kemudian menghubungi kami,” ucapnya.

Petugas memprioritaskan pemblokiran di titik api untuk mencegah kebakaran merembet ke gedung lain di area rumah sakit. Api disebut berhasil dikuasai dalam waktu sekitar 30 menit sebelum dilanjutkan dengan proses pendinginan.

“Korban jiwa tidak ada dan saat ini kami baru melakukan identifikasi, melakukan asesmen. Mungkin nanti baru dapat kami simpulkan,” pungkas Syamsul.

Hingga Jumat sore, petugas masih berada di lokasi untuk mengurai material yang terbakar dan memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Sementara total kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news