Kopi Pagi dan Kaitannya dengan Risiko Kematian yang Lebih Rendah

1 week ago 24

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF — Minum kopi hanya pada pagi hari dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular maupun semua penyebab yang lebih rendah dibandingkan dengan minum kopi sepanjang hari atau tidak mengonsumsi kopi sama sekali.

Temuan tersebut berasal dari sebuah analisis yang diterbitkan pada 21 Februari 2025 dalam European Heart Journal. Penelitian ini menganalisis data hampir 41.000 orang dewasa dengan usia rata-rata 47 tahun, yang terdiri dari 52 persen perempuan.

Data penelitian berasal dari peserta National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES). Para peserta diminta melaporkan makanan dan minuman yang dikonsumsi setidaknya dalam satu hari, termasuk jenis kopi, jumlah yang diminum, serta waktu konsumsinya. Kopi yang diteliti mencakup kopi berkafein maupun tanpa kafein.

Peneliti juga menganalisis kelompok yang lebih kecil, yakni sekitar 1.500 orang dewasa, dengan 53 persen di antaranya perempuan. Kelompok tersebut mencatat secara rinci makanan dan minuman yang dikonsumsi selama satu minggu.

Selanjutnya, data konsumsi tersebut dikaitkan dengan catatan kematian masing-masing peserta selama periode pemantauan rata-rata hampir 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan sekitar 36 persen peserta merupakan peminum kopi pada pagi hari, sedangkan 16 persen mengonsumsi kopi sepanjang hari. Sebanyak 48 persen lainnya tidak mengonsumsi kopi.

Dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi, mereka yang hanya mengonsumsi kopi pada pagi hari memiliki risiko meninggal akibat penyakit kardiovaskular 31 persen lebih rendah selama periode penelitian. Risiko kematian akibat semua penyebab juga tercatat 16 persen lebih rendah.

Sementara itu, peserta yang minum kopi sepanjang hari tidak menunjukkan perbedaan risiko kematian yang berarti dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kopi.

Meski demikian, peneliti menekankan bahwa hasil tersebut belum membuktikan hubungan sebab-akibat. Penelitian ini bersifat observasional sehingga tidak dapat memastikan bahwa membatasi konsumsi kopi hanya pada pagi hari secara langsung menyebabkan risiko kematian menjadi lebih rendah.

Baca Juga

Ada kemungkinan terdapat faktor lain pada kelompok peminum kopi pagi yang turut memengaruhi hasil penelitian. Karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan antara waktu konsumsi kopi dan kesehatan jantung.

Temuan ini memberikan gambaran bahwa bukan hanya jumlah kopi yang dikonsumsi, tetapi juga waktu mengonsumsinya mungkin menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penelitian mengenai kopi dan kesehatan.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news