KPU Makassar Gandeng IMMIM untuk Edukasi Demokrasi

3 weeks ago 25
KPU Makassar Gandeng IMMIM untuk Edukasi DemokrasiAudiens KPU Makassar dan IMMIM (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus memperluas jangkauan sosialisasi dan pendidikan pemilih dengan menggandeng berbagai elemen strategis masyarakat.

Setelah sebelumnya bersilaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), kali ini KPU Makassar menjajaki kolaborasi dengan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Masjid Mushalla Indonesia Muttahidah (DPP IMMIM).

Audiensi berlangsung di Kantor DPP IMMIM, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Rabu (11/2).

Rombongan KPU Makassar dipimpin Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Muh. Abdi Goncing, didampingi Kasubag Parhumas dan SDM Rachmat Rachim serta jajaran staf.

Kehadiran mereka disambut langsung Sekretaris Jenderal DPP IMMIM, Prof. Dr. Muhammad Shuhufi, S.Ag., M.Ag., bersama sejumlah pengurus pusat IMMIM.

Pertemuan tersebut membahas peluang sinergi pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih, khususnya memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan yang dinilai strategis menjangkau masyarakat melalui ruang-ruang keagamaan.
Abdi Goncing menegaskan, kolaborasi dengan organisasi keumatan menjadi bagian dari strategi kelembagaan dalam memperkuat literasi demokrasi publik.

“Kehadiran kami di sini merupakan implementasi program strategis KPU, bukan hanya sebagai penyelenggara pemilu, tetapi juga menjalankan fungsi edukatif dalam memperkuat pondasi demokrasi, baik di masjid maupun forum yang diselenggarakan IMMIM,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (12/02).

Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas keagamaan dinilai efektif meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi pemilih secara substantif, bukan sekadar administratif.

Sementara itu, Sekjen DPP IMMIM, Prof. Muhammad Shuhufi, menyambut positif kunjungan tersebut dan menilai kolaborasi ini sebagai langkah awal membangun sinergi jangka panjang antara lembaga penyelenggara pemilu dan organisasi keumatan.

“Kami mengapresiasi kehadiran KPU Kota Makassar. Ini menjadi langkah awal kolaborasi dalam membangun umat yang kritis, sadar politik, dan peduli terhadap keberlangsungan demokrasi,” katanya.

Ia menambahkan, jaringan masjid dan aktivitas dakwah IMMIM dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat kualitas pemilu yang berintegritas melalui pendidikan pemilih yang berkelanjutan.

“Melalui dukungan sosialisasi pendidikan pemilih, kami berharap kualitas partisipasi publik dalam pemilu semakin baik,” lanjutnya.

Audiensi tersebut menghasilkan kesepahaman awal untuk membangun kerja sama berkelanjutan dalam bentuk program sosialisasi bersama.

Ke depan, kolaborasi itu direncanakan akan diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KPU Kota Makassar dan DPP IMMIM.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi KPU Makassar memperluas basis pendidikan demokrasi, dengan menyasar komunitas keagamaan sebagai mitra penguatan kesadaran pemilih menjelang tahapan pemilu mendatang.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news