Kakanwil, kabid Ditjen Pas Sul-sel Dan ASN takalarKabarMakassar.com — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Takalar melakukan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) dengan 5 stakeholder. Pelaksanaan PKS dilaksanakan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Takalar, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, BNK Kabupaten Takalar, PKBM Satria Galesong, dan Yayasan Kristen Indonesia (Yaski). Kegiatan ini disaksikan langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, di ruang aula Lapas, Selasa (3/2).
Kepala Lapas Takalar, Mansur, mengatakan jika Penandatanganan PKS ini merupakan upaya untuk memaksimalkan pembinaan di Lapas Takalar, tnpa adanya sinergi dari Pemda dan pihak ketiga, pembinaan kami tidak akan maksimal. Oleh karena itu, kolaborasi dan kerja sama memang harus kami bangun, ujar Mansur, 04/05) 2026
Mansur menambahkan jika selain penandatanganan PKS, Lapas Takalar juga meresmikan Klinik Prima Lapas Takalar, Cafe Globalpas, dan pusat , kebugaran. “Kami sediakan Cafe sebagai sarana edukatif bagi Warga Binaan. Ada juga pusat kebugaran untuk menjaga kesehatan serta Klinik Prima untuk memaksimalkan layanan kesehatan bagi Warga Binaan, pungkasnya
Kesempatan sama Kakanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, mengatakan jika penandatanganan PKS menunjukkan jika pembinaan di Lapas tidak bisa berjalan sendiri dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun unsur masyarakat.
Dengan adanya kerja sama ini kita berharap pembinaan Warga Binaan dapat berjalan lebih terarah, menyentuh berbagai aspek, mulai dari pencegahan penyalahgunaan narkoba, pendidikan, keterampilan kerja, hingga pembinaan keagamaan dan sosial, ujarnya.
Rudy Fernando Sianturi, menambahkan Peresmian Sarana Olahraga Fitnesss Centre “Laskar Gym”, Klinik Prima serta sarana pembinaan kemandirian
Globalpas Cafe” merupakan langkah nyata dalam mendukung proses pembinaan yang menyeluruh.
“Sarana olahraga diharapkan dapat menjaga kesehatan dan kebugaran warga binaan, klinik memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, sementara Globaspas Cafe menjadi wadah pembinaan kemandirian dan keterampilan kerja yang sangat bermanfaat sebagai bekal setelah mereka kembali ke masyarakat
Terakhir Rudy Fernando Sianturi, berharap seluruh sarana yang diresmikan hal ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dijaga dan dirawat bersama, serta benar-benar memberikan manfaat bagi Warga Binaan dan petugas.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Lapas Kelas IIB Takalar beserta seluruh jajaran atas kerja keras, dedikasi, dan inovasi yang telah dilakukan. Mari kita terus memperkuat kebersamaan, sinergi, dan komitmen dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih manusiawi, bermanfaat, dan berorientasi pada pembinaan serta perubahan ke arah yang lebih baik,” tandasnya.
Sementara itu, ketua PKBM Satria Galesong, Jaharuddin, berharap jika kerja sama antara Lapas Kelas IIB Takalar dengan PKBM. Satria Galesong Kabupaten Takalar bisa memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.
“Program yang dilaksanakan berupa pendidikan kesetaraan paket A, B, C dan Vokasi. Kami juga berupaya mendukung pembinaan Warga Binaan untuk meningkatkan keterampilan, serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan berkembang secara berkesinambungan,” ujarnya.


















































