Lucia Sisic, Miss Austria 2024, Tutup Usia Setelah 7 Operasi Jantung

4 hours ago 1

Lucia Sisic, Miss Austria 2024, Tutup Usia Setelah 7 Operasi Jantung

Miss Austria 2024, Lucia Sisic/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA— Kabar duka datang dari dunia kecantikan internasional. Pemegang gelar Miss Austria 2024, Lucia Sisic, meninggal dunia pada usia 22 tahun setelah menjalani perjalanan panjang menghadapi kelainan jantung bawaan yang telah menyertainya sejak lahir.

Kepergian Lucia dikonfirmasi oleh Mission Austria, organisasi yang menaungi ajang Miss Austria dan Mister Austria. Hingga saat ini, Lucia masih berstatus sebagai pemegang mahkota aktif karena proses pergantian gelar berikutnya belum berlangsung.

Dalam pernyataan resminya, Mission Austria menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya perempuan muda yang selama ini dikenal aktif menyuarakan kesadaran mengenai kesehatan jantung.

"Dengan rasa kaget dan duka cita yang mendalam kami mengetahui kabar meninggalnya Miss Austria 2024 kami, Lucia Sisic," tulis Mission Austria melalui akun Facebook resminya.

CEO Mission Austria Kerstin Rigger bersama suaminya, Jörg Rigger, mengenang Lucia sebagai sosok yang tidak hanya berprestasi di dunia kecantikan, tetapi juga memberi inspirasi melalui perjuangannya menghadapi kondisi kesehatan yang berat.

"Kami akan mengenang Lucia sebagai seorang wanita muda yang luar biasa. Doa dan belasungkawa terdalam kami sampaikan kepada keluarga dan teman-teman di masa sulit ini," lanjut pernyataan tersebut.

Hidup dengan Kelainan Jantung Sejak Lahir

Bagi banyak orang, Lucia dikenal sebagai ratu kecantikan. Namun di balik mahkota yang dikenakannya, terdapat perjalanan medis yang tidak mudah.

Sejak hari pertama kelahirannya, Lucia telah menjalani operasi jantung. Dalam wawancara dengan media Austria Heute pada 2024, ia pernah mengungkapkan bahwa prosedur medis pertamanya dilakukan sesaat setelah dilahirkan.

Kondisi tersebut membuat masa kecilnya berbeda dibandingkan anak-anak seusianya. Aktivitas yang dianggap biasa oleh banyak anak kerap tidak bisa ia jalani karena keterbatasan kesehatan.

"Sports week berlangsung tanpa saya. Masa kecil saya memang berbeda, tetapi itu juga membuat saya kuat," ujar Lucia saat itu.

Menurut laporan media Austria, Lucia telah menjalani tujuh kali operasi jantung sepanjang hidupnya. Operasi terakhir dilakukan pada musim dingin lalu sebelum dirinya beralih ke layanan kardiologi untuk pasien dewasa.

Meski harus berkali-kali menjalani tindakan medis, Lucia tidak pernah menyembunyikan kondisinya dari publik. Ia justru menjadikan pengalamannya sebagai sarana untuk memberikan semangat kepada orang lain yang menghadapi tantangan serupa.

Aktif Mengkampanyekan Kesadaran Kesehatan Jantung

Selama menyandang gelar Miss Austria, Lucia kerap berbicara terbuka mengenai pentingnya dukungan bagi anak-anak dengan kelainan jantung bawaan.

Dalam salah satu unggahan media sosialnya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para dokter dan tenaga medis yang telah mendampinginya sejak kecil.

"Berkat para spesialis dan dokter yang berdedikasi yang telah berulang kali menyelamatkan hidup saya, saya telah mengatasi banyak momen sulit dan mampu menjalani kehidupan yang memuaskan," tulis Lucia.

Pesan tersebut membuat Lucia tidak hanya dikenal sebagai figur publik, tetapi juga sebagai penyintas yang memberi harapan bagi banyak keluarga yang menghadapi persoalan kesehatan serupa.

Dikenang Yayasan Pendamping Anak Penderita Jantung

Kepergian Lucia juga mendapat perhatian dari Herzkinder Österreich, yayasan yang mendampingi anak-anak penderita penyakit jantung di Austria.

Organisasi tersebut menyebut Lucia sebagai sosok yang memahami secara langsung perjuangan hidup dengan kelainan jantung bawaan dan mampu mengubah pengalaman pribadinya menjadi sumber semangat bagi orang lain.

"Lucia sendiri adalah seorang anak sejati di hati. Seorang wanita muda yang tahu betul apa artinya tumbuh dengan kelainan jantung bawaan, menjalani operasi, dan tetap menempuh jalannya sendiri dengan keberanian dan kegembiraan," tulis yayasan tersebut.

Menurut mereka, Lucia akan dikenang sebagai pribadi yang hangat, ceria, dan selalu berusaha menumbuhkan keberanian bagi penyintas penyakit jantung.

Meninggalkan Jejak di Luar Dunia Kecantikan

Kepergian Lucia Sisic tidak hanya meninggalkan duka bagi industri kecantikan Austria. Kisah hidupnya juga menjadi pengingat bahwa seseorang tetap dapat berkarya dan menginspirasi banyak orang meski harus hidup dengan kondisi kesehatan yang berat.

Melalui gelar Miss Austria 2024, Lucia memanfaatkan perhatian publik untuk meningkatkan kesadaran mengenai kelainan jantung bawaan. Upaya tersebut membuat namanya dikenang bukan hanya karena prestasi di panggung kecantikan, tetapi juga karena keberanian menghadapi tantangan hidup yang tidak ringan sejak masa kanak-kanak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news