Malaysia Jadi Negara Terbaik untuk Pensiunan 2026, Indonesia ke-58

3 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJA— Malaysia dinobatkan sebagai negara terbaik di dunia untuk pensiunan pada 2026 berdasarkan Global Relocation Index yang disusun Rumavi. Thailand dan Filipina turut masuk 10 besar, membuat tiga negara Asia Tenggara berada di jajaran teratas destinasi pensiun global.

Dalam pemeringkatan khusus pensiunan tersebut, Malaysia memperoleh skor 75,8 dari 100 dan menempati posisi pertama dari 192 negara dan wilayah yang dinilai. Panama berada di posisi kedua dengan skor yang sama setelah pembulatan, sedangkan Portugal menempati peringkat ketiga dengan skor 75,3.

Rumavi merupakan perusahaan konsultan relokasi dan penasihat yang berbasis di Singapura. Untuk Global Relocation Index 2026, Rumavi menilai 192 negara berdasarkan 24 metrik yang dikelompokkan ke dalam empat pilar, yakni finansial dan pajak, kelayakan hidup dan kesehatan, keamanan dan stabilitas, serta kemudahan menetap dan peluang.

Untuk kategori pensiunan, bobot terbesar diberikan kepada kualitas layanan kesehatan, diikuti perlakuan pajak terhadap penghasilan dari luar negeri, biaya hidup, keamanan jalan, serta biaya akses layanan kesehatan. Negara yang tidak memiliki jalur khusus untuk pensiunan juga mendapatkan penalti dalam penilaian.

Malaysia Unggul karena Biaya Hidup dan Akses Kesehatan

Posisi Malaysia di urutan teratas ditopang kombinasi biaya hidup yang relatif terjangkau, akses layanan kesehatan, serta sejumlah keuntungan finansial bagi calon pensiunan. Rumavi memberikan skor 97,8 untuk keterjangkauan dan 85 untuk perlakuan terhadap penghasilan dari luar negeri.

Namun, peringkat pertama tersebut bukan berarti Malaysia unggul dalam seluruh indikator. Rumavi tetap mencatat keamanan jalan dan penegakan hukum sebagai aspek yang perlu menjadi perhatian calon pensiunan.

Malaysia juga mendapatkan keuntungan dari adanya program Malaysia My Second Home (MM2H), yang menjadi salah satu jalur relokasi untuk warga asing. Dalam metodologi Rumavi, program tersebut turut diperhitungkan dalam kategori pensiunan.

Selain menjadi destinasi pensiun dengan peringkat tertinggi, Malaysia juga berada di posisi pertama dalam kategori digital nomad. Dalam pemeringkatan umum Global Relocation Index 2026, Malaysia berada di posisi ketiga secara global dengan skor 72,0.

Thailand dan Filipina Masuk 10 Besar

Thailand menjadi negara Asia Tenggara dengan peringkat tertinggi kedua dalam kategori pensiunan. Negara tersebut menempati posisi keempat dunia dengan skor 74,3.

Rumavi mencatat Thailand memiliki keunggulan pada keterjangkauan, mata uang dan perbankan, infrastruktur digital, serta layanan kesehatan. Thailand memperoleh skor 96,9 untuk keterjangkauan dan 91,8 untuk mata uang serta perbankan.

Filipina juga masuk jajaran 10 besar dengan menempati peringkat kedelapan dan skor 71,6. Keunggulan utamanya berada pada aspek keterjangkauan, dengan skor 95,1, serta keterjangkauan perumahan sebesar 91.

Meski demikian, Rumavi juga mencatat sejumlah tantangan di Filipina, termasuk risiko iklim, penegakan hukum, serta kualitas layanan kesehatan yang memperoleh skor 67.

10 Negara Terbaik untuk Pensiunan 2026

Berikut daftar 10 negara dengan peringkat tertinggi dalam kategori pensiunan Global Relocation Index 2026:

  1. Malaysia — 75,8

  2. Panama — 75,8

  3. Portugal — 75,3

  4. Thailand — 74,3

  5. Costa Rica — 73,5

  6. St Kitts dan Nevis — 73,0

  7. Georgia — 72,0

  8. Filipina — 71,6

  9. Estonia — 71,3

  10. Antigua dan Barbuda — 71,2

Dominasi Asia Tenggara tidak berhenti pada tiga negara yang masuk 10 besar. Brunei berada di peringkat ke-11 dengan skor 71,0, Kamboja di posisi ke-16 dengan 69,9, Singapura peringkat ke-27 dengan 68,5, Indonesia ke-58 dengan 65,5, Vietnam ke-76 dengan 64,4, dan Laos ke-91 dengan 63,8.

Bagi masyarakat Indonesia yang mempertimbangkan pensiun di luar negeri, pemeringkatan tersebut dapat menjadi titik awal untuk membandingkan sejumlah negara. Namun, skor indeks tetap perlu dilihat bersama kebutuhan pribadi seperti biaya kesehatan, aturan visa dan izin tinggal, pajak, serta kemampuan finansial jangka panjang sebelum menentukan negara tujuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news