MA Venezuela Tunjuk Delcy Rodriguez Jadi Presiden Sementara

2 weeks ago 14

MA Venezuela Tunjuk Delcy Rodriguez Jadi Presiden Sementara Delcy Rodriguez. - Instagram.

Harianjogja.com, CARACAS—Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Wakil Presiden Delcy Rodriguez mengambil alih jabatan presiden sementara setelah Presiden Nicolas Maduro dilaporkan tidak dapat menjalankan tugas akibat situasi luar biasa yang mengancam stabilitas negara.

Putusan Kamar Konstitusional Mahkamah Agung itu menyebut kondisi yang terjadi sebagai keadaan kahar atau force majeure yang tidak secara eksplisit diatur dalam konstitusi, namun dinilai berpotensi mengganggu keberlangsungan pemerintahan, keamanan nasional, dan pertahanan negara.

Pengangkatan Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara disebut sebagai langkah darurat dan preventif guna menjaga kesinambungan administrasi negara di tengah ketegangan internasional, menyusul klaim Amerika Serikat terkait penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

"Mengingat situasi luar biasa akibat penculikan Presiden Nicolas Maduro Moro, yang tidak memungkinkannya untuk menjalankan fungsinya, perintahkan agar Wakil Presiden Eksekutif Republik mengambil alih dan menjalankan secara sementara semua kekuasaan, tugas, dan fungsi yang melekat pada jabatan Presiden Republik Bolivarian Venezuela," kata Caryslia.

Perintah itu dikeluarkan guna memastikan kesinambungan administrasi dan pertahanan komprehensif di negara itu, imbuh Caryslia dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh VTV.

Berdasarkan putusan tersebut, pengadilan menyimpulkan bahwa terdapat keadaan luar biasa dan keadaan kahar (force majeure) yang tidak secara tegas diatur dalam Konstitusi, namun mengancam stabilitas negara, keamanan nasional, dan keberlangsungan pemerintahan.

Dalam hal itu, pengadilan mengambil "tindakan perlindungan darurat dan preventif" untuk memastikan keberlangsungan administrasi dan pertahanan negara.

Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, dan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.

Sejumlah media memberitakan adanya ledakan di Caracas dan mengklaim bahwa operasi tersebut dilakukan oleh anggota unit elite Delta Force.

Otoritas Venezuela membantah mengetahui keberadaan Maduro dan menuntut konfirmasi bahwa sang presiden masih hidup. Trump kemudian menerbitkan foto yang menurutnya menunjukkan Maduro berada di atas kapal AS.

Beberapa anggota Kongres AS menyebut operasi itu ilegal, sementara pemerintah AS menyatakan bahwa Maduro akan diadili.

Kementerian Luar Negeri Venezuela mengumumkan niatnya untuk mengajukan banding ke sejumlah organisasi internasional terkait tindakan Washington dan meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela. Moskow menyatakan sangat prihatin dengan laporan bahwa Maduro dan istrinya telah dikeluarkan secara paksa dari negara itu sebagai bagian dari agresi AS. Moskow menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya, serta meminta agar eskalasi lebih lanjut situasi di Venezuela dapat dicegah.

Situasi Venezuela kini menjadi sorotan global, seiring meningkatnya tekanan diplomatik dan keamanan kawasan Amerika Latin, serta respons komunitas internasional terhadap krisis politik Venezuela dan klaim intervensi Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news