JAKARTA, KLIKPOSITIF – Tidur yang cukup bukan sekadar kebutuhan untuk menghilangkan rasa lelah. Istirahat yang berkualitas memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental serta mendukung tubuh agar dapat berfungsi secara optimal.
Sebaliknya, kekurangan tidur dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari gangguan ringan seperti mengantuk dan mudah tersinggung hingga meningkatkan risiko masalah kesehatan serius jika berlangsung dalam jangka panjang.
Kekurangan tidur sebagian atau partial sleep deprivation terjadi ketika seseorang masih tidur, tetapi durasinya tidak mencukupi kebutuhan tubuh. Setelah satu malam tidur lebih singkat dari biasanya, sebagian besar orang masih dapat menjalankan aktivitas seperti biasa. Meski demikian, kondisi tubuh mungkin tidak sebaik ketika mendapatkan tidur yang cukup.
Dilansir dari laman Harvard. Health. Edu, dampak kekurangan tidur biasanya mulai lebih terasa setelah berlangsung selama dua malam atau lebih. Gejala awal yang umum muncul antara lain mudah tersinggung dan mengantuk pada siang hari.
Kemampuan bekerja juga dapat menurun, terutama ketika seseorang harus menyelesaikan tugas yang membutuhkan konsentrasi dan kemampuan berpikir kompleks. Kurang tidur juga dapat disertai keluhan seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, nyeri atau rasa tidak nyaman pada persendian, gangguan daya ingat, serta lambatnya waktu reaksi.
Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko seseorang tertidur saat bekerja maupun ketika mengemudi. Karena itu, kurang tidur tidak hanya berdampak terhadap produktivitas, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Risiko kesehatan menjadi semakin besar apabila kekurangan tidur berlangsung dalam waktu lama. Kekurangan tidur sebagian yang terjadi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun dikaitkan dengan peningkatan berat badan dan penurunan fungsi kognitif.
Dalam jangka panjang, kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, infeksi virus, serta gangguan kesehatan mental.
Karena itu, tidur yang cukup perlu menjadi bagian dari pola hidup sehat. Memenuhi kebutuhan tidur secara optimal dapat membantu menjaga fungsi tubuh, kemampuan berpikir, suasana hati, serta menurunkan risiko berbagai gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat kekurangan tidur berkepanjangan.

13 hours ago
2





















































